- John Herdman sukses membawa Timnas Kanada kembali ke Piala Dunia 2022 setelah absen selama 40 tahun.
- Ia merupakan satu-satunya pelatih yang pernah memimpin tim nasional putra dan putri dalam ajang Piala Dunia.
- Rumor John Herdman akan segera dikontrak PSSI untuk melatih Timnas Indonesia periode 2026 hingga 2030.
Suara.com - Calon pelatih Timnas Indonesia, John Herdman bukan berasal dari mantan pesepak bola yang punya karier cemerlang di Eropa, seperti Patrick Kluivert.
Namun, di Piala Dunia Qatar 2022, pria asal Consett, Inggris, justru mencatatkan namanya sebagai sosok penting di balik kebangkitan Timnas Kanada.
Herdman menjadi pelatih Inggris kedua yang tampil di Piala Dunia, dan yang pertama membawa Kanada kembali ke turnamen terbesar sepak bola dunia setelah penantian 40 tahun.
Pada musim panas 1986, Kanada untuk pertama kalinya tampil di Piala Dunia. Saat itu, Herdman masih bocah 10 tahun yang sibuk mengisi album stiker Panini.
Ia masih ingat bagaimana pemain Inggris mendapat satu halaman penuh, sementara pemain Kanada hanya mendapat ruang kecil.
“Ada sesuatu yang terasa tidak adil,” kenang Herdman seperti dilansir dari The Independent
Butuh 36 tahun kemudian, Herdman kemudian sukses membawa Kanada kembali ke Piala Dunia di Qatar pada 2022.
Herdman bukan produk akademi elite. Karier kepelatihannya dimulai dari Sunderland dan Hartlepool, sebelum hijrah ke Selandia Baru pada 2008. Ia kerap diragukan karena tak pernah bermain di level tertinggi.
“Saya pernah dipuji, tapi di saat yang sama dibilang karier saya tak akan jauh karena tidak pernah bermain di level atas,” ujar Herdman.
Baca Juga: Ranking FIFA Timnas Indonesia Stagnan, Jadi Beban Berat untuk Pelatih Baru?
Herdman juga mencatatkan rekor unik, satu-satunya pelatih yang pernah membawa satu negara tampil di Piala Dunia putra dan putri.
Ia sukses memimpin Timnas Putri Kanada hingga perempat final Piala Dunia 2015, sebelum mengambil alih tim putra pada 2018.
“Menjadi yang pertama, membuka jalan baru, itu sesuatu yang ingin kami tanamkan pada pemain,” tegasnya.
Saat Herdman ditunjuk jadi pelatih Kanada, banyak yang skeptis. Namun ia sukses membungkam para kritikus.
Ia dipandang sebagai keputusan jenius. Stadion penuh, tiket ludes terjual, dan antusiasme publik melonjak tajam.
“Negara akan mengikuti pemenang. Kalau menang, orang datang,” katanya lugas.
Berita Terkait
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Stagnan, Jadi Beban Berat untuk Pelatih Baru?
-
PSSI Tidak Bebankan John Herdman Target Juara di Piala Asia 2027
-
John Herdman Latih Timnas Indonesia, Tiga Nama Ini Berpeluang Didepak?
-
PSSI Bukan Jalan Joey Pelupessy dan Maarten Paes Gabung Persib Bandung
-
Marselino Ferdinan Ungkap Makna Mendalam di Balik Perayaan Natal Jauh dari Rumah
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Kronologis Drama VAR Batalkan Gol West Ham, Kemenangan Tipis Arsenal Atas Tuan Rumah Semalam
-
Fabio Calonego Tak Terima Persija Kalah, Akui Macan Kemayoran Kehilangan Taring
-
Faktor X yang Bikin Persija Jakarta Dipecundangi Persib Bandung di Samarinda
-
Persija Dibungkam Persib, Mauricio Souza Klaim Macan Kemayoran Lebih Hebat
-
Arsenal Dipastikan di Jalur Juara Liga Inggris Premier League 2026
-
Peluang Juara Tertutup, Kata-kata Mauricio Souza Usai Persija Dibungkan Persib
-
Mikel Arteta Puji Keberanian Wasit Chris Kavanagh Anulir Gol Callum Wilson di Menit Akhir
-
El Clasico Jadi Neraka untuk Real Madrid, Barcelona Angkat Trofi La Liga ke-29
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027