Bola / Bola Indonesia
Senin, 29 Desember 2025 | 11:16 WIB
Bali United (IG Bali United)
Baca 10 detik
  • Bali United menjamu Dewa United dalam laga tunda pekan kedelapan BRI Super League 2025.

  • Pertandingan ini menjadi ajang reuni sekaligus rivalitas dua pelatih asal Belanda di Indonesia.

  • Jan Olde Riekerink akan mencatatkan penampilan ke-100 sebagai pelatih Dewa United di Bali.

Jan Olde Riekerink terlihat sangat irit bicara ketika awak media mencoba menanyakan pendapatnya mengenai sosok Johnny Jansen.

Pelatih Dewa United tersebut memilih untuk mengabaikan pertanyaan terkait rivalitas personalnya dengan rekan senegaranya tersebut di liga.

Ia lebih fokus memberikan penjelasan mengenai perkembangan performa anak asuhnya yang sedang dalam tren positif saat ini.

Keberhasilan meraih kemenangan telak atas Persis Solo pada pekan sebelumnya menjadi modal kepercayaan diri bagi skuad Dewa United.

”Saya rasa, kami sudah menemukan solusi di tim setelah berhasil meraih dua kali kemenangan beruntun. Kami sudah siap untuk pertandingan besok melawan Bali United,” ucapnya.

Pertandingan kontra Bali United ini sekaligus menandai pencapaian luar biasa bagi Jan Olde Riekerink di kancah sepak bola nasional.

Laga ini akan menjadi pertandingan ke-100 bagi pelatih berkebangsaan Belanda tersebut selama menangani tim berjuluk Tangsel Warriors.

Catatan ini membuat namanya masuk dalam jajaran pelatih dengan masa jabatan terlama dalam sejarah panjang kompetisi Liga Indonesia.

Posisi tersebut sebelumnya dipegang oleh Stefano Cugurra yang memiliki masa bakti sangat lama di Persija dan juga Bali United.

Baca Juga: Persib ke Puncak Klasemen, Beckham Putra Ogah Peduli dengan Hasil Tim Lain

Sosok yang akrab disapa Teco tersebut kini sudah berpindah pelabuhan untuk menangani tim asal Kalimantan, Barito Putera.

Selain adu taktik antar pelatih, laga ini juga diwarnai dengan kembalinya beberapa pemain bintang ke Pulau Dewata.

Pemain naturalisasi Stefano Lilipaly dan penyerang sayap Privat Mbarga akan kembali menginjakkan kaki di markas mantan klub mereka.

Di kubu lawan, Bali United juga sedang berada dalam kondisi mental yang sangat kuat untuk menghadapi gempuran tim tamu.

Kehadiran suporter fanatik di tribun Stadion Dipta diprediksi akan meningkatkan semangat juang Jordy Bruijn dan kawan-kawan di lapangan.

Motivasi Serdadu Tridatu sedang membumbung tinggi setelah mereka sukses menyapu bersih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir mereka.

Kemenangan atas tim kuat seperti Borneo FC dan juga PSBS Biak menjadi bukti ketangguhan skuad asuhan Johnny Jansen saat ini.

Bali United diprediksi akan tampil menyerang sejak menit awal guna mengamankan poin penuh di hadapan pendukung sendiri.

Lini tengah yang diisi pemain kreatif seperti Mirza Mustafic akan menjadi kunci permainan untuk membongkar pertahanan rapat Dewa United.

Sementara itu, tim tamu dipastikan akan mengandalkan kecepatan Taisei Marukawa untuk melancarkan serangan balik yang mematikan ke jantung pertahanan lawan.

Duel taktik antara 4-3-3 milik Bali United dan skema serupa dari Dewa United menjanjikan tontonan yang sangat berkualitas.

Bali United diperkirakan akan menurunkan Mike Hauptmeijer di bawah mistar gawang untuk menghalau serangan tajam dari barisan penyerang lawan.

Kombinasi Kadek Arel dan Joao Ferrari di lini belakang diharapkan mampu meredam pergerakan penyerang haus gol seperti Alex Martins.

Di lini depan, ketajaman Boris Kopitovic akan sangat diandalkan untuk bisa mencetak gol cepat demi meruntuhkan mental tim tamu.

Dewa United sendiri kemungkinan besar akan tetap mengandalkan Sonny Stevens sebagai benteng terakhir pertahanan mereka yang sulit ditembus.

Lini tengah mereka yang diperkuat Alexis Messidoro akan menjadi motor serangan utama dalam menyuplai bola-bola matang ke lini depan.

Load More