- Enzo Maresca didepak Chelsea pada awal 2026 meskipun meraih trofi Eropa dan Piala Dunia Antarklub.
- Liam Rosenior, pelatih Strasbourg yang sukses di Ligue 1, menjadi kandidat kuat pengganti Maresca.
- Rosenior mengakui adanya komunikasi karena kepemilikan bersama, namun fokus penuh pada Strasbourg saat ini.
Suara.com - Spekulasi mengenai sosok pelatih baru Chelsea terus menguat setelah Enzo Maresca resmi didepak pada Hari Tahun Baru 2026.
Salah satu nama yang paling kencang dikaitkan dengan kursi panas Stamford Bridge adalah pelatih Strasbourg, Liam Rosenior.
Maresca harus angkat kaki meski mencatatkan 18 bulan yang relatif sukses, termasuk mempersembahkan trofi UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub FIFA.
Namun, performa buruk di Premier League, hanya satu kemenangan dari tujuh laga terakhir serta memburuknya hubungan dengan jajaran petinggi klub membuat manajemen Chelsea mengambil langkah drastis.
Menurut sejumlah laporan, Chelsea ingin bergerak cepat dan Liam Rosenior disebut sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Maresca.
Pelatih asal Inggris itu tampil impresif bersama Strasbourg, yang ia bawa finis di peringkat ketujuh Ligue 1 musim lalu sekaligus kembali tampil di kompetisi Eropa.
Pada musim 2025/26, Strasbourg kembali menunjukkan konsistensi dengan duduk di posisi ketujuh klasemen Ligue 1 setelah 16 pertandingan.
Faktor lain yang memperkuat spekulasi adalah hubungan kepemilikan, karena Strasbourg dan Chelsea sama-sama berada di bawah konsorsium BlueCo.
Menjelang laga Strasbourg melawan Nice, Rosenior akhirnya angkat bicara soal rumor tersebut.
Baca Juga: Mikel Arteta Kirim Kode Keras, Arsenal Bakal Gila-gilaan di Bursa Transfer Januari
Ia menegaskan fokusnya saat ini sepenuhnya untuk klub Prancis tersebut, meski tidak menutup kemungkinan soal masa depan.
“Saya hanya ingin bicara tentang Nice karena itu pekerjaan saya. Ada banyak suara dan spekulasi, tapi sebagai pelatih, jika Anda terlibat di dalamnya, Anda akan gagal,” ujar Rosenior dilansir dari Metro.uk
Ia menambahkan bahwa tidak ada jaminan dalam karier sepak bola.
“Dalam hidup, tidak ada jaminan. Saya menikmati setiap hari di sini. Saya mencintai klub ini, tetapi saya tidak bisa menjamin apa pun. Tidak ada yang bisa.”
Saat ditanya apakah sudah ada komunikasi antara Chelsea dan Strasbourg, Rosenior mengakui adanya kontak karena kedua klub berada di bawah payung yang sama.
“Kami bagian dari perusahaan yang sama. Sejak awal, mereka sangat mendukung saya. Mereka ingin Strasbourg dan Chelsea sama-sama sukses. Fokus saya tetap di Strasbourg.” tutupnya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Casemiro ke Inter Miami Segera Terjadi, Tapi Terjanggal Regulasi Discovery Rights dan Slot Non-DP
-
Gelar Juara Persib di Depan Mata, Julio Cesar Ingatkan Jangan Lengah Lawan Persijap
-
Arsenal Akan Parade Juara Liga Inggris Musim 2025/2026 di Islington Pada 31 Mei
-
Aston Villa Juara Liga Europa 2026
-
Gebrakan Indonesia di Markas PBB: UniLeague Jadi Model Dunia untuk Pemberdayaan Pemuda
-
Catat! Nonton Piala Dunia 2026 Kini Lebih Gampang
-
Asisten Bojan Hodak Takut Persib Kalah di Laga Pamungkas dan Gagal Juara
-
Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?
-
Mengenang Starting XI Pertama Mikel Arteta di Arsenal, Hanya Satu yang Tersisa Saat Juara
-
Kiper Buangan Pep Guardiola Bongkar Kunci Sukses Arsenal Juara Liga Inggris