-
Krisis sponsor menyebabkan Liga India terhenti dan memicu kepindahan pemain asing ke Indonesia.
-
Borja Herrera resmi bergabung dengan Persijap Jepara setelah meninggalkan klub India, FC Goa.
-
Kapten Kerala Blasters, Adrian Luna, dirumorkan akan segera menyusul ke klub Persik Kediri.
Suara.com - BRI Super League 2025/2026 mulai menjadi tujuan alternatif bagi para pemain asing Liga India yang kariernya terancam mandek. Situasi ini terjadi seiring dibukanya bursa transfer paruh musim yang berlangsung pada 10 Januari hingga 6 Februari 2026.
Gelombang kedatangan pemain asing tersebut tidak lepas dari kondisi kompetisi sepak bola di India yang belum menemukan kepastian. Sejak Juli 2025, Liga India mengalami stagnasi setelah kompetisi gagal berjalan akibat masalah serius di level federasi.
Federasi Sepak Bola Seluruh India (AIFF) hingga kini belum berhasil mengamankan sponsor utama setelah berakhirnya kerja sama komersial selama sepuluh tahun dengan Football Sports Development Limited.
Ketidakpastian ini membuat banyak pemain, khususnya legiun import, memilih mencari pelabuhan baru demi menyelamatkan kelangsungan karir mereka.
BRI Super League pun menjadi salah satu opsi paling realistis. Pemain asing Liga India pertama yang resmi mengambil langkah tersebut adalah Borja Herrera.
Gelandang asal Spanyol itu bergabung dengan Persijap Jepara setelah empat musim berkiprah di India Super League (ISL), kompetisi kasta tertinggi di India.
Borja Herrera terakhir memperkuat FC Goa sebelum akhirnya memutuskan hijrah ke Indonesia. Selama bermain di Liga India, pemain berusia 32 tahun tersebut mencatatkan 67 penampilan dengan kontribusi 13 gol dan 12 assist, serta mengoleksi sebelas kartu kuning dan satu kartu merah.
Pengalaman Borja Herrera tidak hanya terbatas di Asia. Ia juga pernah merasakan atmosfer La Liga Spanyol dan berhadapan langsung dengan raksasa Barcelona yang kala itu masih diperkuat Lionel Messi, Andres Iniesta, dan Luis Suarez.
“Situasi ini sudah tidak bisa dipertahankan lagi bagi saya dan keluarga,” ujar Borja Herrera dinukil dari media India, Times of India.
Baca Juga: Persiapan Singkat Bukan Alasan, Persija Jakarta Siap Libas Persijap
“Pihak-pihak yang bertanggung jawab telah mendorong saya mengambil keputusan ini karena setelah begitu banyak pertemuan, mereka tetap belum membuat keputusan yang nyata,” ucap pemain asal Spanyol itu.
Borja Herrera bukan satu-satunya. Kapten Kerala Blasters, Adrian Luna, juga dikabarkan siap mengikuti jejak serupa. Gelandang asal Uruguay tersebut disebut-sebut akan bergabung dengan Persik Kediri dengan status pinjaman.
Adrian Luna telah menghabiskan lima tahun karirnya di Liga India dan hanya membela Kerala Blasters. Dari 87 pertandingan, eks pemain Espanyol itu mencatatkan 15 gol, disertai torehan disiplin berupa 27 kartu kuning dan 15 kartu merah.
Selain Adrian Luna, nama lain yang juga masuk radar BRI Super League adalah Noah Sadaoui. Pemain yang juga memperkuat Kerala Blasters tersebut dilaporkan tengah mempertimbangkan peluang melanjutkan kariernya di Indonesia.
Manajemen Kerala Blasters menyadari kondisi sulit yang dihadapi para pemainnya. Mereka pun memilih mengutarakan pendapat terbuka terhadap keputusan para legiun asing yang ingin mencari kompetisi lain.
“Dalam situasi normal, kami tentu ingin para pemain tetap bersama kami, tetapi kami bertekad realistis dan tidak ingin menciptakan hambatan,” kata CEO Kerala Blasters, Abhik Chatterjee.
"Para pemain ingin memperpanjang karir mereka dan harus bermain di level kompetitif, terutama ketika sudah mendekati usia tertentu. Semua pihak kini mencoba menentukan apa yang terbaik bagi mereka. Para pemain sedang mencari peluang," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan
-
Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia