- Massimo Moratti mengkritik keras kepergian Simone Inzaghi ke Al-Hilal setelah gagal meraih Scudetto bersama Inter Milan.
- Moratti membandingkan kepergian Inzaghi negatif dengan Mourinho yang pergi setelah meraih kesuksesan besar bersama klub.
- Inter Milan menunjuk Cristian Chivu sebagai pengganti Inzaghi, meskipun Moratti lebih memilih Antonio Conte sebagai pelatih.
Suara.com - Mantan Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, melontarkan kritik tajam terhadap Simone Inzaghi usai meninggalkan Nerazzurri untuk menerima tawaran Al-Hilal.
Moratti bahkan menilai keputusan Inzaghi tersebut memberi kesan negatif dan menyebut ia seolah meniru langkah Jose Mourinho, namun tanpa pencapaian yang sepadan.
Kekecewaan Moratti memuncak setelah Inzaghi memutuskan meninggalkan Inter usai gagal merebut Scudetto dan menelan kekalahan telak 0-5 dari Paris Saint-Germain di final Liga Champions.
“Saya pikir Inzaghi pergi dengan cara yang buruk. Saya sama sekali tidak menyukai apa yang terjadi,” ujar Moratti dikutip dari Football Italia.
“Ia mencoba meniru Mourinho, tetapi hasilnya justru memberi kesan buruk, karena Mourinho pergi setelah memenangkan treble.”
Moratti juga menyoroti tujuan Inzaghi berikutnya. Berbeda dengan Mourinho yang melangkah ke klub elite Eropa, Inzaghi memilih melatih Al-Hilal di Liga Pro Arab Saudi, langkah yang menurut Moratti sulit disebut sebagai peningkatan ambisi karier.
Setelah kepergian Inzaghi, Inter menunjuk Cristian Chivu sebagai pelatih kepala.
Chivu sebelumnya hanya memiliki pengalaman singkat sebagai pelatih Parma, keputusan yang sempat menimbulkan tanda tanya.
Namun Moratti menegaskan bahwa jika ia masih memegang kendali, pilihannya akan jatuh kepada Antonio Conte.
Baca Juga: AC Milan Geser Inter Milan dari Puncak Klasemen Usai Tekuk Cagliari Lewat Gol Tunggal Leao
“Saya akan menyerahkan Inter kepada Antonio Conte. Meski begitu, memilih Chivu adalah keputusan yang cerdas dan berani, karena dia pelatih yang sangat bagus dan mampu mengendalikan situasi,” kata Moratti.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan