- Inter Milan menang 3-1 atas Bologna;,asisten pelatih Aleksandar Kolarov menggantikan Cristian Chivu yang kehilangan suara.
- Kolarov mengungkapkan bahwa Chivu, meski terlihat tenang, sebenarnya sangat emosional selama pertandingan berlangsung.
- Strategi Chivu memberi Lautaro kebebasan lebih rendah untuk mendukung formasi diamond lini tengah tim.
Suara.com - Inter Milan meraih kemenangan penting 3-1 atas Bologna pada lanjutan Serie A di Stadion Giuseppe Meazza.
Pada konfrensi pers usai pertandingan, pelatih Inter Milan Cristian Chivu harus absen karena kehilangan suara.
Peran tersebut akhirnya diambil oleh asisten pelatih Inter, Aleksandar Kolarov. Dalam keterangannya kepada DAZN Italia, Kolarov mengungkap sisi lain dari Chivu yang jarang terlihat publik.
“Pelatih terlihat sangat tenang, tapi sebenarnya tidak sama sekali. Chivu itu sangat emosional,” ujar Kolarov.
Cuaca dingin di Milan dan tensi pertandingan disebut menjadi penyebab Chivu kehilangan suara. Hal ini membuat Kolarov maju mewakili staf pelatih Inter dalam konferensi pers.
“Kami menciptakan banyak peluang, terutama di babak kedua. Memang tidak semuanya bisa dimanfaatkan, tapi performa tim dari awal hingga akhir sangat bagus,” kata Kolarov.
Kolarov juga menjelaskan evolusi duet Lautaro Martinez dan Marcus Thuram di bawah arahan Chivu.
Berbeda dengan era Simone Inzaghi yang menuntut kedua striker tetap berdekatan, Chivu memberi kebebasan lebih kepada Lautaro untuk turun menjemput bola.
“Lautaro adalah kapten dan pemimpin kami. Dia selalu memberikan 100 persen, baik di latihan maupun pertandingan,” ujar Kolarov.
Baca Juga: Napoli Sukses Tekuk Lazio di Olimpico, Antonio Conte: Ini Tanda-tanda
Menurutnya, skema permainan Inter sengaja dirancang untuk menciptakan situasi diamond di lini tengah, sehingga Thuram bisa diisolasi satu lawan satu dengan bek lawan. Pemahaman posisi Lautaro menjadi kunci terciptanya gol pertama Inter.
Bologna selama beberapa musim terakhir kerap menjadi lawan sulit bagi Inter.
Bahkan, mereka tak terkalahkan atas Nerazzurri sejak Maret 2024, termasuk kemenangan penting di April 2025 yang berpengaruh dalam perebutan Scudetto.
“Kami tidak ingin mengubah Inter sepenuhnya, hanya menambahkan beberapa hal. Musim lalu kami sangat dekat dengan banyak trofi, tapi gagal di detail kecil. Sekarang kami bekerja keras dan tim bergerak ke arah yang benar,” jelas Kolarov.
Ia menegaskan Inter ingin mempertahankan posisi puncak klasemen seiring dimulainya paruh kedua musim.
Menariknya, kehilangan suara bukan hal baru bagi pelatih Inter.
Berita Terkait
-
Napoli Sukses Tekuk Lazio di Olimpico, Antonio Conte: Ini Tanda-tanda
-
Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Tahan Imbang Parma dan Tempati Posisi 9 Klasemen
-
Juventus Gagal Raih Poin atas Lecce, Tertahan di Posisi Empat Klasemen
-
Tumbang di Markas Atalanta, AS Roma Terlempar dari Empat Besar Klasemen
-
Rafael Leao Akui Perlu Pertajam Insting Gol meski Baru Jadi Pahlawan Kemenangan AC Milan
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
Terkini
-
Hujan Kartu Merah dan Mercon! Komdis Serie A Sanksi azio, Napoli, dan AS Roma
-
Sindiran Keras Eks Presiden Inter Milan ke Simone Inzaghi, Tiru Mourinho, Tapi Tanpa Treble
-
Bojan Hodak Protes Keras Kepemimpinan Wasit Muhammad Tri Santoso, Persib Bandung Kirim Surat
-
Ezra Walian Diincar Persija Jakarta Tapi Manajemen Persik Kediri Pastikan Kontrak Masih Panjang
-
Bidik Maung Bandung, Mauricio Souza Tegaskan Persija Tak Sekadar Datang Bertahan
-
Statistik Rafael Struick Melempem di Dewa United, Posisi di Era Baru Timnas Indonesia Terancam?
-
Head to Head El Clasico Indonesia Persib vs Persija: Siapa Paling Superior?
-
Viral Aksi Tendangan Brutal Pemain Liga 4, Putra Jaya Pecat Muhammad Hilmi Gimnastiar
-
De Javu di Timnas Indonesia, John Herdman Punya Satu Kesamaan dengan Patrick Kluivert
-
Nyaris Gantung Sepatu Usai Cedera, Neymar Bangkit dan Bidik Piala Dunia 2026