- Barcelona melaju ke final Piala Super Spanyol 2026 setelah mengalahkan Athletic Club 5-0 di Jeddah, Arab Saudi.
- Pemain Raphinha menyoroti kualitas tim dan kesiapan semua pemain sebagai kunci dominasi Barcelona dalam laga semifinal tersebut.
- Bek Pau Cubarsi menekankan pentingnya soliditas lini serang dan perlunya menjaga fokus penuh saat menghadapi laga final nanti.
Suara.com - Barcelona memastikan langkah ke final Piala Super Spanyol 2026 setelah meraih kemenangan telak 5-0 atas Athletic Club pada laga semifinal yang digelar di Jeddah, Arab Saudi, Kamis (8/1) dinihari WIB.
Salah satu bintang kemenangan Barcelona adalah Raphinha.
Winger asal Brasil itu tampil gemilang dengan mencetak dua gol dan menyumbang satu assist.
Ia menegaskan bahwa dominasi Barcelona lahir dari sikap dan kualitas tim sendiri.
“Saya pikir yang membuat pertandingan menjadi mudah atau sulit adalah kami sendiri. Melihat hasilnya memang terlihat mudah, tapi mengalahkan Athletic tidak pernah gampang. Mereka selalu punya kualitas,” ujar Raphinha, dikutip dari Sport.
Raphinha juga memuji kedalaman skuad Barcelona, terutama para pemain yang mendapat kesempatan tampil sejak awal.
“Ini menunjukkan siapa pun yang bermain, kami selalu siap. Roony dan Fermín masuk dengan sangat baik. Itu menunjukkan kualitas tim ini,” tambahnya.
Sementara itu, bek muda Barcelona, Pau Cubarsi menilai performa lini serang Barcelona sangat membantu soliditas tim secara keseluruhan.
“Para pemain depan sedang berada di level yang luar biasa dan itu membantu seluruh tim. Kami juga mencatat banyak clean sheet, dan itu sangat penting,” kata Cubarsi.
Baca Juga: Barcelona Pesta 5 Gol dan Lolos ke Piala Super Spanyol, Hansi Flick Ogah Puas Diri
Menurutnya, meski menang dengan skor mencolok, Barcelona tidak boleh kehilangan fokus jelang laga final.
“Ketika melihat skor 5-0, memang terlihat ada perbedaan besar. Tapi kami tidak boleh mengendur karena itu akan sangat membantu kami di final,” ujarnya.
Cubarsi secara terbuka menyatakan keinginannya untuk menghadapi Real Madrid di final Piala Super Spanyol, sebuah laga yang selalu dinantikan publik sepak bola dunia.
“Semua orang ingin final El Clasico. Tapi siapa pun lawannya nanti, kami akan tetap berjuang untuk menang,” tegasnya.
Barcelona kini tinggal menunggu pemenang semifinal lain antara Real Madrid dan Atletico Madrid.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Barcelona Pesta 5 Gol dan Lolos ke Piala Super Spanyol, Hansi Flick Ogah Puas Diri
-
Nasib Apes Marc Ter Stegen Jelang Piala Super Spanyol, Angkat Koper Pulang Lebih Awal
-
Bersinar di Barcelona, Joan Garcia Bicara Realistis soal Jadi Kiper Nomor 1 Spanyol
-
Hansi Flick Bertekad Pertahankan Gelar Juara Piala Super Spanyol
-
Prediksi Skor dan Jadwal Semifinal Piala Super Spanyol: Atletico Madrid vs Real Madrid
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Disikat Persija 2-3, Hendri Susilo Tetap Angkat Topi untuk Perjuangan Malut United
-
Tak Gentar Kebijakan Jordi Cruyff, Maarten Paes Siap Rebut Posisi Kiper Utama Ajax
-
Wakil Presiden Galatasaray Kirim Psywar ke Juventus: Kemenangan 5-2 Bukan Kebetulan!
-
Deretan Kontroversi Infantino 10 Tahun Pimpin FIFA: Ucapan Tak Layak hingga Kedekatan dengan Trump
-
John Terry Kecewa Tak Dipilih Jadi Pelatih Chelsea, Merasa Tak Dihargai sebagai Legenda
-
Arsenal Belum Layak, Bayern Munich Jadi Favorit Juara Liga Champions Musim Ini
-
Ambisi Pribadi Maarten Paes: Tak Ingin Diabaikan Pelatih hingga Mau Jadi Kapten Ajax
-
Pundit Belanda: Maarten Paes Bikin Panik Lini Belakang, Itu Bukan Ciri Kiper Berpengalaman!
-
Madura United Perlu Tahu, Persib Bandung Punya 'Win Rate' 100 Persen di Kandang
-
Bela Vinicius Jr, Wesley Sneijder Mengaku Terima 4.000 Ancaman Pembunuhan