Suara.com - Pemerintah Kota Bandung mengambil langkah taktis menjelang laga panas antara Persib Bandung menghadapi Persija Jakarta akhir pekan ini.
Wali Kota Muhammad Farhan secara resmi memerintahkan jajaran camat untuk memfasilitasi kegiatan nonton bareng di wilayah masing-masing.
Instruksi ini bertujuan untuk memecah konsentrasi massa yang diprediksi akan membeludak saat pertandingan berlangsung di Stadion GBLA.
Kebijakan tersebut diambil menyusul laporan mengenai habisnya seluruh tiket pertandingan sejak jauh-jauh hari sebelum hari pelaksanaan.
Farhan berharap masyarakat yang tidak memiliki tiket resmi tidak memaksakan diri untuk mendekat ke area stadion utama.
Imbauan Langsung Wali Kota Farhan
“Wahai camat-camat, pastikan bikin nobar di semua kecamatan. Sehingga Bobotoh yang tidak kebagian tiket tidak perlu memaksakan datang ke GBLA, cukup menonton di wilayah kecamatan masing-masing,” kata Farhan di Bandung, Jumat.
Pernyataan tegas ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menjamin kenyamanan seluruh warga kota selama hari pertandingan.
Melalui fasilitas di tingkat kecamatan, euforia mendukung tim kesayangan tetap bisa dirasakan tanpa harus berdesakan di stadion.
Baca Juga: Pesan Orang Nomor 1 The Jakmania untuk Skuad Persija Jelang Laga Panas Kontra Persib Bandung
Langkah ini juga menjadi solusi bagi puluhan ribu pendukung yang kehabisan tiket namun tetap ingin merasakan atmosfer laga.
Pemerintah menjamin bahwa pengalaman menonton di kecamatan akan tetap seru dan mampu mengakomodasi semangat para suporter.
Mengantisipasi Laga Klasik Penuh Gengsi
Pertandingan bertajuk Derby Indonesia ini memang selalu menyedot perhatian luar biasa dari pencinta sepak bola nasional.
Laga tersebut menjadi partai krusial karena berpotensi besar menentukan siapa yang akan memuncaki klasemen pada paruh musim.
Tingginya tensi pertandingan membuat pihak keamanan dan pemerintah kota harus bekerja ekstra keras dalam menjaga stabilitas wilayah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?