- AFC mengumumkan Liga Indonesia melonjak drastis ke peringkat 18 Asia berdasarkan pembaruan peringkat liga awal 2026.
- Kenaikan tujuh tingkat ini sangat dipengaruhi kontribusi besar Persib dan Dewa United FC di kompetisi Asia.
- Persib juara grup ACL Two sementara Dewa United melaju hingga semifinal zona timur AFC Challenge League.
Suara.com - Sepak bola Indonesia mendapat suntikan kabar positif dari level Asia. AFC merilis pembaruan peringkat liga awal 2026 dan hasilnya menggembirakan di mana Liga Indonesia melonjak ke posisi 18 terbaik di Asia.
Lompatan ini terbilang drastis. Musim sebelumnya, kompetisi Tanah Air masih tercecer di peringkat ke-25.
Artinya, ada kenaikan tujuh tingkat dalam waktu satu musim, sebuah progres signifikan di tengah ketatnya persaingan koefisien antarnegara Asia.
Kenaikan tajam tersebut tak lepas dari kiprah dua wakil Indonesia di kompetisi antarklub Asia, yakni Persib Bandung dan Dewa United FC.
"Bagi Indonesia, prestasi puncak klasemen yang diraih Persib Bandung dan Dewa United FC di babak Grup ACL Two dan ACGL masing-masing memberikan kontribusi besar terhadap kenaikan peringkat mereka," tulis AFC.
Secara statistik, kontribusi keduanya memang luar biasa. Persib dan Dewa United menyumbang total 10.033 poin koefisien musim ini, angka yang menjadi fondasi utama terdongkraknya posisi Liga Indonesia di ranking Asia.
Persib tampil meyakinkan pada fase grup AFC Champions League Two 2025/2026.
Maung Bandung keluar sebagai juara Grup G dengan empat kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Perjalanan mereka baru terhenti di babak 16 besar usai kalah agregat 1-3 dari Ratchaburi FC.
Baca Juga: Alasan Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan, Ternyata Bukan karena Skill
Sementara itu, Dewa United masih menjaga asa Indonesia di pentas Asia.
Mereka melaju hingga semifinal zona timur AFC Challenge League dan berpeluang menambah koefisien tambahan.
Dalam waktu dekat, Dewa United akan menghadapi Manila Diggers FC pada babak semifinal zona timur. Hasil dari laga tersebut sangat krusial, bukan hanya untuk klub, tetapi juga untuk posisi Liga Indonesia di ranking Asia.
Lonjakan peringkat ini menjadi bukti bahwa klub-klub Indonesia semakin kompetitif di level regional.
Kini tantangannya bukan hanya menjaga performa di lapangan, tetapi juga memastikan profesionalisme dan kedewasaan suporter agar prestasi yang diraih tak tercoreng oleh faktor non-teknis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Jalani Salat Tarawih di Austria, Rekan Jay Idzes Dapat Doa Spesial dari Umat Muslim
-
Media Brasil Bongkar Rahasia Eks Real Madrid yang Baru Mualaf, Dituding Jalin Hubungan Terlarang
-
Jalanan Kota Meksiko Jadi Arena Peperangan, FIFA Bakal Cabut Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026?
-
Kurniawan Dwi Yulianto Pimpin Seleksi Perdana 42 Pemain Timnas Indonesia U-17
-
Kisah Spiritual Frederic Kanoute Mesin Gol Sevilla: Mualaf dan Jadi Penyelamat Masjid
-
2 Amunisi Naturalisasi Tambahan Malaysia dari Australia dan Brasil
-
Duit Rp1 T Terbuang Sia-sia, Edwin Van der Sar Sayangkan Nasib Onana di MU
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Ragukan Kualitas John Herdman, Media Vietnam Prediksi Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
-
Posisinya Diserobot Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Luapkan Kekecewaan