- Laga uji coba Meksiko melawan Islandia di Stadion Corregidora tetap berjalan meskipun terjadi kerusuhan kartel.
- Kerusuhan dipicu kematian pimpinan CJNG, Nemesio Rubén Oseguera Cervantes, menyebabkan penundaan Liga MX.
- FIFA meminta laporan keamanan terkini Meksiko, fokus pada kota tuan rumah Piala Dunia 2026.
Suara.com - Rencana laga uji coba antara Timnas Meksiko melawan Islandia tetap berjalan sesuai jadwal meski situasi keamanan di negara tersebut tengah memanas akibat gelombang kekerasan kartel.
Sumber internal menyebutkan kepada ESPN bahwa pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Corregidora, Queretaro, tetap digelar pada Rabu waktu setempat.
Keputusan ini diambil meskipun terjadi kerusuhan menyusul tewasnya pimpinan kartel berpengaruh, Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias El Mencho.
El Mencho dikenal sebagai pemimpin Cartel Jalisco Nueva Generación (CJNG), kelompok yang disebut sebagai salah satu kartel paling kuat di Meksiko.
Kematian tokoh tersebut dalam operasi militer memicu aksi balasan dari anggota kelompoknya.
Sejumlah kendaraan dibakar dan jalanan diblokade di beberapa wilayah, termasuk Jalisco.
Dampaknya, Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) terpaksa menunda laga Liga MX antara Querétaro vs Juárez FC, serta partai Liga MX Femenil antara Chivas kontra América.
Situasi ini sempat memunculkan tanda tanya besar terkait kelangsungan laga uji coba internasional Meksiko vs Islandia.
Namun, Timnas Meksiko tetap menjalani sesi latihan sesuai jadwal di Querétaro pada Senin.
Baca Juga: FIFA Mau Tambah Jadi 48 Tim, Tapi Uang Hadiah Piala Dunia Antarklub Rp3,6 T Belum Dibayar
Sumber dari federasi memastikan pertandingan kontra Islandia diproyeksikan tetap berlangsung.
Perkembangan ini juga menjadi perhatian serius FIFA, yang meminta laporan detail terkait kondisi keamanan terkini di Meksiko.
FIFA memantau ketat situasi, khususnya di Guadalajara, Jalisco, salah satu kota tuan rumah Piala Dunia 2026. Kota tersebut dijadwalkan menggelar empat pertandingan, termasuk dua laga yang melibatkan Korea Selatan.
Selain Guadalajara, Monterrey juga akan menjadi lokasi playoff antarkonfederasi FIFA pada Maret mendatang untuk menentukan dua tiket tersisa ke Piala Dunia 2026.
Dokumen internal yang dikirimkan FIFA Meksiko ke kantor pusat di Zurich merangkum kejadian sejak Minggu hingga Senin dini hari.
Tujuannya, agar badan sepak bola dunia itu dapat mengevaluasi potensi risiko keamanan.
Sejauh ini, belum ada indikasi bahwa status Meksiko sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 berada dalam ancaman.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
FIFA Mau Tambah Jadi 48 Tim, Tapi Uang Hadiah Piala Dunia Antarklub Rp3,6 T Belum Dibayar
-
3 Pemain Bintang Rival Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Patut Diwaspadai
-
Kemlu Minta WNI Tunda Perjalanan ke Meksiko
-
WNI di Meksiko Aman, Kemlu Minta Jaga Komunikasi dengan KBRI
-
Erick Thohir Waspadai Kekuatan Tersembunyi St Kitts and Nevis
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Pelatih Klub MLS Terang-terangan Ingin Boyong Robert Lewandowski
-
Son Heung-min Pamit di Piala Dunia 2026, Beban Berat Cetak Sejarah Buat Korea Selatan
-
Arsenal Serius Ingin Boyong Morgan Rogers dari Aston Villa
-
Tottenham Hotspur Selidiki Penyebab Badai Cedera pada Musim 2025/2026
-
Jamie Vardy Tinggalkan Cremonese Usai Degradasi ke Serie B Italia
-
Enggan Pensiun, Henrikh Mkhitaryan Ingin Bertahan di Inter Milan Satu Musim Lagi
-
Mariano Peralta Dirumorkan ke Persija Jakarta, Pemilik Borneo FC Buka Suara
-
Bukan Allegri, Pelatih Ini Jadi Kandidat Terdepan Pengganti Antonio Conte di Napoli
-
Mikel Arteta Sabet Manajer Terbaik Premier League Usai Akhiri Puasa Gelar 22 Tahun Arsenal
-
Real Madrid Berminat, tapi Nico Paz Dikabarkan Ingin Bertahan di Como