- Gary Pallister mengkritik pemecatan Ruben Amorim karena sikap keras kepala dan inkonsistensi taktik formasi tiga/lima bek.
- Amorim dipecat setelah 14 bulan akibat bentrokan serius dengan manajemen klub, terutama Direktur Sepak Bola Jason Wilcox.
- Pallister mempertanyakan urgensi direktur olahraga karena model tersebut sering memicu friksi dan mengurangi kewenangan penuh pelatih.
Suara.com - Legenda Manchester United, Gary Pallister, melontarkan kritik tajam terhadap Ruben Amorim usai pelatih asal Portugal itu dipecat.
Pallister menilai Amorim harus membayar mahal sikapnya yang terlalu keras kepala, sekaligus mempertanyakan urgensi keberadaan direktur olahraga di Manchester United setelah konflik internal yang terjadi.
Ruben Amorim resmi didepak pada awal pekan ini, hanya 14 bulan sejak ditunjuk sebagai pelatih.
Keputusan tersebut diambil setelah terjadi benturan serius antara Amorim dan jajaran manajemen klub, khususnya terkait sistem permainan tiga bek yang diterapkannya secara konsisten dalam skema lima bek.
Pelatih berusia 41 tahun itu diketahui bersitegang dengan direktur sepak bola Manchester United, Jason Wilcox. Bahkan sebelum pemecatannya, Amorim secara terbuka mengkritik situasi di balik layar klub.
Pallister, yang menghabiskan seluruh kariernya di United di bawah asuhan Sir Alex Ferguson, menilai Amorim inkonsisten dalam mengambil keputusan taktik.
“Saya rasa iya, karena dia terlalu keras kepala,” ujar Pallister dilansir dari Dailymail.
“Sebagai fans, saya melihat laga melawan Newcastle di Boxing Day. Kami bermain dengan empat bek, menang 1-0, clean sheet, dan bertahan sangat baik. Lalu beberapa hari kemudian melawan Wolves—secara statistik tim terburuk di liga, kami kembali ke lima bek. Banyak orang menggaruk kepala melihat itu.”
Menurut Pallister, perubahan formasi yang tidak konsisten tersebut membuat banyak pihak, termasuk manajemen klub, mempertanyakan arah tim di bawah Amorim.
Baca Juga: Rekor Unbeaten Akhirnya Runtuh! Sunderland Babak-belur di Markas Brentford
Pallister mengaku terkejut dengan sikap keras Amorim terhadap manajemen, meski ia tak mengetahui detail hubungan antara Amorim dan Wilcox.
“Apakah dia merasa kehilangan kepercayaan dewan dan itu yang memicu pernyataannya, siapa yang tahu? Tapi jelas, sesuatu tidak berjalan dengan baik,” ujarnya.
Lebih jauh, Pallister juga menyuarakan keraguannya terhadap sistem modern yang melibatkan direktur olahraga. Ia menilai model tersebut kerap memicu friksi dengan pelatih kepala.
“Konsep sporting director ini membingungkan saya,” kata Pallister.
“Saya berbicara dengan banyak manajer, dan sering kali ada gesekan. Manajer seharusnya diberi kewenangan penuh untuk mengatur tim, gaya bermain, dan keputusan di hari pertandingan.”
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Rekor Unbeaten Akhirnya Runtuh! Sunderland Babak-belur di Markas Brentford
-
Tahan Imbang Arsenal, Dominik Szoboszlai: Inilah Titik Balik Kebangkitan Liverpool
-
Arne Slot Merasa Puas Bisa Tahan Imbang Arsenal
-
Skor Kacamata Lawan Liverpool Buat Mikel Arteta Kecewa Meski Arsenal Masih Kokoh di Puncak Klasemen
-
Bruno Fernandes Asyik Ngopi Bareng Tangan Kanan Ruben Amorim, Kode Mau Ikut Cabut?
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Hasil Super League: Persija Jakarta Bantai Persebaya 3-0 di Stadion GBK
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia
-
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Tanpa 5 Pilar Utama, Persija Tak Gentar Jamu Persebaya di GBK
-
Souto Akui Thailand Favorit, Tapi Timnas Futsal Indonesia Siap Beri Kejutan
-
Skuad Pincang Bukan Halangan, Persija Jakarta Siapkan Taktik Lumat Persebaya
-
Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?
-
Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United