- Persebaya Surabaya mengalahkan Malut United 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo menggunakan strategi pertahanan *mid-block*.
- Pelatih Bernardo Tavares menerapkan strategi tersebut untuk meredam keunggulan tendangan jarak jauh lawan dan kondisi lapangan licin.
- Meski menang, Tavares menyoroti penurunan fisik dan mental tim pada babak kedua sebagai fokus evaluasi.
Suara.com - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares membeberkan timnya menerapkan strategi pertahanan mid-block untuk meraih kemenangan 2-1 atas Malut United pada laga pekan ke-17 BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (10/1/2025).
Selain itu, Taveres menyebut dalam laga yang diwarnai guyuran hujan tersebut, tim berjuluk Green Force itu tampil agresif terutama dalam fase transisi dan permainan tanpa bola pada babak pertama.
"Hari ini anak-anak bekerja keras dengan bola, tetapi terutama saat tanpa bola. Jika kami ingin punya peluang, maka kami harus lebih baik dari mereka saat kehilangan bola," kata Tavares dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Pelatih asal Portugal tersebut menjelaskan bahwa keputusan menerapkan strategi blok menengah (mid-block) diambil untuk meredam kelebihan lawan yang memiliki barisan pemain berpengalaman dengan kemampuan tendangan jarak jauh yang akurat, seperti Yance Sayuri dan David da Silva.
"Jika kami bermain terlalu tinggi, mereka punya pemain dengan kecepatan," ucapnya.
Selain itu, lanjutnya, kondisi lapangan yang licin akibat hujan juga menjadi variabel yang diantisipasi oleh tim pelatih.
Ia mencatat bahwa para pemain berhasil menjalankan rencana dengan baik, terutama dalam memenangi perebutan bola kedua atau second ball yang menjadi awal terjadinya proses gol.
Meski meraih poin penuh, juru taktik Persebaya itu tetap memberikan catatan evaluasi, khususnya terkait penurunan intensitas permainan pada babak kedua.
Menurut dia, aspek fisik dan mental menjadi pekerjaan rumah sebelum memasuki putaran kedua kompetisi.
Baca Juga: Transfer BRI Super League: Persis Solo Bawa Pulang Alfriyanto Nico dari Persija
"Pada babak kedua, saya merasa kami perlu meningkatkan fisik, tetapi juga mental untuk menjaga intensitas ini lebih lama dalam pertandingan. Setelah kami mulai melakukan pergantian pemain, terlihat tim sedikit menurun," ujarnya.
Sementara itu, pemain Persebaya Gali Freitas yang menjadi bintang kemenangan lewat dua golnya, mempersembahkan hasil positif tersebut untuk para pendukung setia, Bonek dan Bonita.
"Kemenangan ini kami berikan untuk kita semua agar kami bisa termotivasi untuk pertandingan berikutnya. Siapa pun lawan yang kami hadapi, kami akan tetap bersama," tutur Gali. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pesan Ketua Umum PSSI ke John Herdman: Jangan Remehkan Saint Kitts and Nevis!
-
Persib Bandung Tanpa Bojan Hodak saat Hadapi Madura United, Federico Barba Tanggapi Santai
-
Dari Jantung Pertahanan ke Lini Tengah, Ini Kunci Sukses Jordi Amat di Persija
-
Saking Banyaknya Stok Pemain Keturunan, Van Dijk Sebut Timnas Indonesia Bisa Sekuat Manchester City
-
Statistik Ngeri 6 Pemain Asing Baru Bhayangkara FC, 'Meledak' di Super League!
-
Sering Terlihat Kesal, Allano Lima Tegaskan Bukan Pemain Tempramen
-
Klub dengan Semboyan Allah-Al-Watan Ini Bidik Juara Liga di 3 Negara Berbeda, Kok Bisa?
-
Pilar Jerman U-17 Ini Ternyata Bisa Bela Timnas Indonesia Tanpa Perlu Naturalisasi
-
Eliano Reijnders Tegaskan Persib Tak Boleh Terpeleset, Ada Persija dan Borneo Menekan
-
Gelandang Serang Arsenal: Kalau Saya Main untuk Timnas Indonesia, Itu Akan Sangat Bagus