Bola / Bola Indonesia
Minggu, 11 Januari 2026 | 19:52 WIB
Gelandang Persib Bandung, Thom Haye. [Rahman]
Baca 10 detik
  • Persib Bandung menjadi juara paruh musim Super League setelah mengalahkan Persija Jakarta 1-0 di GBLA pada Minggu.
  • Gol tunggal Persib dicetak Beckham Putra pada menit kelima melalui serangan balik cepat yang terorganisir.
  • Gelandang Thom Haye mengungkapkan kesedihan atas perilaku tidak saling menghormati dan ancaman kematian diterima keluarganya.

Suara.com - Persib Bandung memastikan diri sebagai juara paruh musim Super League setelah menaklukkan rival abadi Persija Jakarta dengan skor tipis 1-0 dalam laga panas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu.

Gol kemenangan Maung Bandung tercipta cepat pada menit kelima. Berawal dari serangan balik kilat, Berguinho melakukan aksi individual dari sisi kanan sebelum melepaskan umpan matang yang diselesaikan dengan tenang oleh Beckham Putra.

Gol tersebut langsung mengangkat tensi pertandingan yang sejak awal berlangsung intens.

Selain hasil pertandingan, laga Persib vs Persija juga menyedot perhatian publik karena emosi Thom Haye yang terekam kamera dan viral di media sosial.

Thom Haye dapat teror hingga ancaman pembunuhan [Tangkap layar Instagram]

Gelandang Timnas Indonesia itu terlihat meluapkan emosinya, hingga harus diredakan oleh pelatih Bojan Hodak.

Usai pertandingan, Haye mengunggah postingan di Instagram terkait hal tersebut.

Dalam postingan di Instastory tersebut, Haye mengaku sangat sedih karena sikap tak saling menghormati antar pemain dan pelanggaran yang terjadi di laga Persib vs Persija.

Tak hanya itu, Haye mengungkapkan bahwa ia menerima ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarganya.

Berikut keterangan lengkap Thom Haye usai laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta:

Baca Juga: Asisten John Herdman, Cesar Meylan Terbitkan 50 Riset Ilmiah, Timnas Indonesia OTW Gacor

Kami memenangkan derby hari ini dan saya bangga dengan tim kami serta Bobotoh.

Saya sungguh percaya sepak bola Indonesia memiliki potensi besar. Gairah dan atmosfernya sangat istimewa.

Namun di saat yang sama saya merasa sedih, karena sangat disayangkan terlalu banyak pertandingan yang tercoreng oleh perilaku tidak saling menghormati dan pelanggaran yang tidak perlu.

Sungguh menyedihkan melihat para pemain ikut berkontribusi pada hal tersebut dan merusak kualitas permainan. Hal yang paling gila adalah ketika Anda mencoba menyuarakannya, mereka justru ingin bertengkar lebih jauh. Rasa saling menghormati adalah hal yang sangat penting bagi pertumbuhan sepak bola.

Dan satu hal terakhir, saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya ingin dengan hormat meminta orang-orang yang mengirimkan ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu.

Mari kita bersama-sama membangun lingkungan sepak bola yang lebih baik, untuk para pemain, untuk para suporter, dan untuk masa depan sepak bola Indonesia

Load More