- Hakan Calhanoglu mengungkapkan kecintaannya pada sepak bola berakar dari peran inspiratif sang ayah sejak usia dini.
- Gelandang Inter Milan ini mengagumi kecepatan Marcus Thuram dan kemampuan duel udara Yann Bisseck.
- Calhanoglu menekankan perkembangan signifikan dalam aspek bertahan serta mempertahankan motivasi tinggi bagi tim.
Suara.com - Inter Milan bersiap menghadapi laga krusial melawan Napoli di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (12/1) dinihari WIB.
Menjelang duel sarat gengsi tersebut, gelandang andalan Nerazzurri, Hakan Calhanoglu, kembali menjadi sorotan setelah mengungkap pandangannya tentang peran di tim, rekan-rekannya, serta mentalitas yang dibutuhkan untuk meraih hasil maksimal.
Dalam MatchDay Programme resmi klub, Calhanoglu berbicara terbuka mengenai perjalanan awal kecintaannya terhadap sepak bola.
Pemain internasional Turki itu menyebut sosok ayahnya sebagai inspirasi utama yang menanamkan nilai dan cinta terhadap olahraga ini sejak dini.
“Gairah saya terhadap sepak bola lahir berkat ayah saya,” ujar Calhanoglu.
“Dia menurunkan nilai-nilai dan kecintaan terhadap olahraga ini. Saya mulai bermain sepak bola sejak kecil, bermain di jalanan bersama teman-teman, setiap hari kami menghabiskan waktu dengan bola.”
Saat ditanya karakter apa yang ingin ia pinjam dari rekan setimnya, Calhanoglu menilai skuad Inter di bawah arahan Cristian Chivu memiliki kualitas yang beragam dan saling melengkapi.
“Semua pemain punya karakter penting, jadi tidak mudah memilih,” katanya. “Tapi mungkin saya akan memilih kecepatan Marcus Thuram atau kemampuan duel udara Yann Bisseck.”
Sementara itu, teknik tendangan khas Calhanoglu yang kerap menjadi momok bagi lawan ternyata juga berakar dari peran sang ayah dalam masa kecilnya.
Baca Juga: Hadirkan Mimpi Buruk untuk Jay Idzes, AS Roma Meroket ke Posisi Ketiga
“Itu juga berasal dari ayah saya,” ungkapnya. “Saya banyak berlatih untuk menendang bola dengan presisi dan kekuatan. Saya selalu mengincar sudut gawang atau mistar agar lebih sulit untuk dijangkau.”
Tak hanya dikenal sebagai spesialis bola mati, Calhanoglu juga menekankan perkembangan dirinya dalam aspek bertahan. Ia mengaku kini jauh lebih matang dan nyaman dalam duel fisik di lapangan.
“Saya berkembang pesat dalam bertahan,” katanya.
“Saya suka duel, turun ke lapangan dengan determinasi dan bertarung untuk tim. Motivasi adalah hal yang fundamental. Seperti rekan-rekan setim saya, saya selalu ingin memberikan 100 persen untuk keluarga dan para penggemar.”
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Hadirkan Mimpi Buruk untuk Jay Idzes, AS Roma Meroket ke Posisi Ketiga
-
Gagal Gaet Joao Cancelo, Inter Milan Bidik Wing-Back Brasil Fiorentina Dodo
-
Direktur Napoli Giovanni Manna Kritik VAR Jelang Duel Panas Lawan Inter Milan
-
Bursa Transfer Serie A Italia: Lazio Rekrut Kenneth Taylor, Fiorentina Datangkan Eks AC Milan
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Ada Bigmatch Inter Milan vs Napoli, AC Milan Lawan Fiorentina
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali