-
Bentrokan suporter Persija dan Persib pecah di Sawangan Depok dipicu oleh ledakan petasan.
-
Polisi berhasil membubarkan aksi saling lempar batu dan kembang api di pemukiman warga.
-
Situasi di Bojongsari kini kondusif dengan penjagaan ketat aparat gabungan Polri dan TNI.
Situasi yang sempat tenang ternyata hanya bertahan sebentar sebelum gelombang massa kedua datang ke lokasi.
Kurang lebih 20 menit kemudian, sekitar 100 orang tambahan bergabung untuk mendatangi kembali rumah suporter Persib tersebut.
Kondisi semakin tidak terkendali ketika kedua belah pihak mulai menggunakan benda berbahaya untuk saling menyerang satu sama lain.
Aksi saling lempar ini menyebabkan kerusakan pada bangunan dan menciptakan kepanikan luar biasa bagi warga di sekitar.
Konflik terbuka yang berlangsung selama seperempat jam itu akhirnya berhasil dihentikan oleh aparat keamanan gabungan.
Kapolsek Bojongsari Kompol Fauzan Thohari memimpin langsung personel kepolisian dan Koramil Sawangan untuk memecah kerumunan massa tersebut.
Ketegasan petugas di lapangan membuat kelompok massa yang bertikai akhirnya memutuskan untuk membubarkan diri dari area permukiman.
Pihak kepolisian memastikan bahwa saat ini keadaan di titik lokasi bentrokan sudah kembali dalam kendali penuh.
Meskipun massa sudah tidak berada di tempat, petugas keamanan masih melakukan penjagaan ketat di sekitar wilayah Bojongsari.
Baca Juga: Rizky Ridho Siap Balas Dendam ke Persib Bandung: Kami Tunggu di Jakarta
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya serangan balasan atau aksi susulan dari kelompok suporter yang tidak puas.
Warga setempat diminta untuk tetap tenang dan segera melaporkan jika melihat adanya pergerakan massa yang mencurigakan.
Pihak berwenang juga mengimbau para pimpinan komunitas suporter agar mampu meredam emosi anggotanya masing-masing di akar rumput.
Keamanan wilayah menjadi prioritas utama guna mencegah jatuhnya korban jiwa akibat rivalitas sepak bola yang kebablasan.
Pertandingan antara Persija dan Persib memang selalu memiliki tensi tinggi baik di dalam maupun luar lapangan.
Pihak kepolisian akan terus memantau titik-titik rawan yang biasa dijadikan lokasi berkumpulnya para pendukung kedua kesebelasan.
Langkah preventif terus diupayakan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang pada wilayah Depok.
Kedewasaan dalam mendukung sebuah klub sepak bola sangat ditekankan agar tidak merugikan masyarakat luas dan lingkungan sekitar.
Hingga saat ini, kerugian materil akibat pelemparan batu ke rumah warga masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions
-
10 Pelatih Legendaris dengan Rekor Ciamik di Piala Dunia, Siapa Paling Berkesan?