- Patrick Kluivert gagal melatih Timnas Tunisia untuk Piala Dunia 2026 setelah dipecat dari Timnas Indonesia.
- Federasi Sepak Bola Tunisia (FTF) mengonfirmasi akan memprioritaskan penunjukan pelatih lokal untuk menggantikan Sami Trabelsi.
- Dua mantan asisten Kluivert di Indonesia, Denny Landzaat dan Alex Pastoor, justru segera mendapatkan posisi kepelatihan di klub Eropa.
Suara.com - Nasib malang tampaknya masih membayangi Patrick Kluivert. Setelah didepak dari kursi pelatih Timnas Indonesia, kini ia harus kembali menelan pil pahit setelah harapannya untuk menukangi Timnas Tunisia di Piala Dunia 2026 pupus.
Ironisnya nasibnya ini sangat kontras dengan para mantan asistennya yang justru laris manis di Eropa.
Sebelumnya, nama Kluivert sempat masuk dalam bursa calon pelatih baru Timnas Tunisia yang baru saja memecat Sami Trabelsi pasca-hasil buruk di Piala Afrika 2025.
Namun, rumor tersebut langsung dipadamkan oleh orang dalam Federasi Sepak Bola Tunisia (FTF).
Anggota Komite Eksekutif FTF, Khemis Hamzaoui secara tegas menyatakan bahwa mereka akan memprioritaskan pelatih lokal.
“Komite teknis akan mengusulkan beberapa pelatih lokal terbaik, lalu Komite Eksekutif federasi akan memilih satu di antaranya untuk memimpin Timnas Tunisia pada fase berikutnya,” ujar Hamzaoui, dilansir dari Mosaiquefm.
Penegasan ini secara efektif menutup pintu bagi Kluivert dan kandidat asing lainnya.
Penolakan dari Tunisia ini menyoroti sebuah ironi yang menyakitkan. Di saat sang bos kesulitan mendapatkan pekerjaan baru, dua mantan tangan kanannya di Timnas Indonesia justru langsung mendapat pelabuhan mentereng.
Denny Landzaat tak lama setelah meninggalkan Indonesia, ia langsung direkrut oleh raksasa Belanda, Ajax Amsterdam sebagai bagian dari staf kepelatihan interim.
Baca Juga: PSSI Kenalkan Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Netizen Optimis: Kepelatihan Terbaik
Sedangkan Alex Pastoor namanya juga santer dikabarkan akan segera mengambil alih kursi pelatih kepala di klub Eredivisie, FC Utrecht.
Situasi yang berbanding terbalik ini tak pelak memunculkan anggapan bahwa pamor Patrick Kluivert di dunia kepelatihan kini seolah tak laku, setidaknya jika dibandingkan dengan para mantan bawahannya.
Kegagalannya bersama skuad Garuda tampaknya meninggalkan noda yang cukup dalam pada CV kepelatihannya.
Berita Terkait
-
John Herdman Kurang Fit, Kelelahan?
-
Panggung Perdana John Herdman: Pimpin Timnas Indonesia Lawan Raksasa Eropa
-
Media Belanda Prihatin Lihat Ancaman Pembunuhan yang Menimpa Thom Haye
-
Kata Arya Sinulingga Soal Alasan John Herdman Mau Latih Timnas Indonesia
-
Catat! Jadwal Terbaru Perkenalan John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sempat Stres Soal Paspoortgate, Dean James Tegaskan Komitmennya untuk Timnas Indonesia
-
Mikel Arteta: Rasanya Seperti Pukulan Telak di Wajah
-
Luciano Spalletti Merendah usai Juventus Permalukan Atalanta di Bergamo
-
Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026
-
Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United