- Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, menerima ancaman pembunuhan setelah debutnya pada laga El Clasico kontra Persija Jakarta.
- Isu serius ini menjadi sorotan media Belanda, Voetbal Primeur, yang menyoroti teror di dunia maya pasca-pertandingan Persib Bandung.
- Haye secara tegas meminta pengiriman pesan mengerikan kepada keluarganya dihentikan, menyerukan lingkungan sepak bola lebih sehat.
Suara.com - Debut impian gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dalam laga El Clasico melawan Persija Jakarta ternyata menyisakan sebuah noda kelam yang kini menjadi sorotan tajam hingga ke negara kelahirannya, Belanda.
Di balik kemenangan 1-0 Persib Bandung, terungkap adanya ancaman pembunuhan yang ditujukan tidak hanya kepada dirinya, tetapi juga kepada keluarganya.
Media ternama Belanda, Voetbal Primeur secara khusus mengangkat isu ini, menyoroti betapa kontrasnya euforia di lapangan dengan teror yang terjadi di dunia maya.
"Thom Haye menerima ancaman pembunuhan setelah melakukan debutnya di El Clasico Indonesia antara Persib Bandung dan Persija Jakarta," tulis Voetbal Primeur.
"Gelandang Persib itu membagikan kabar mengejutkan tersebut di media sosial setelah pertandingan," imbuh mereka.
Media tersebut juga menyoroti bagaimana Haye kini harus menghadapi dua sisi buruk dari sepak bola, perilaku tidak sportif di dalam dan di luar lapangan.
"Mantan pemain Eredivisie itu prihatin dengan perilaku tidak sportif di dalam dan luar lapangan serta meluapkan kekesalannya," lanjut laporan itu.
Insiden ini terungkap setelah Haye sendiri buka suara melalui media sosialnya.
Ia menegaskan bahwa sebagai seorang profesional, ia bisa menerima berbagai macam kritik.
Baca Juga: Kata Arya Sinulingga Soal Alasan John Herdman Mau Latih Timnas Indonesia
Namun, ia menarik garis batas yang sangat tegas ketika keluarganya ikut diseret.
"Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional," ujar Thom Haye.
"Tetapi saya ingin dengan hormat meminta orang-orang yang mengirimkan ancaman pembunuhan dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti," imbuhnya.
Lebih dari sekadar keluhan, Haye juga mengirimkan sebuah pesan menohok yang ditujukan bagi seluruh ekosistem sepak bola Tanah Air.
Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan positif.
"Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu," tulis Thom Haye.
"Mari kita bangun lingkungan sepak bola yang lebih baik bersama-sama untuk para pemain, untuk para penggemar, dan untuk masa depan sepak bola Indonesia," lanjutnya lagi.
Kabar yang kini telah sampai ke Eropa ini tak pelak menjadi sebuah tamparan keras.
Di saat sepak bola Indonesia sedang berusaha naik kelas dengan mendatangkan pemain-pemain berkualitas, insiden semacam ini justru mencoreng citra yang sedang dibangun dengan susah payah.
Kini semua mata tertuju pada bagaimana PSSI dan pihak berwenang akan merespons keresahan serius yang disuarakan oleh salah satu bintang utamanya ini.
Berita Terkait
-
Bobotoh Padati GBLA, Bojan Hodak Sebut Atmosfer Laga Persib vs Persija Fantastis
-
Jangan Nangis Kalau Ditangkap! Umuh Muchtar Kirim Pesan Keras ke Pelaku Teror Thom Haye
-
Persija Pulang Tanpa Poin, Sindiran Pedas Mauricio Souza: Persib Gak Banyak Peluang
-
Beckham Putra Selebrasi Ice Cold, Bojan Hodak: Untung Gak di Depan Jakmania
-
Kronologis Jakmania dan Bobotoh Bentrok di Depok saat Persija Jakarta vs Persib Bandung
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam