- PSSI mengumumkan Cesar Meylan sebagai Asisten Pelatih Fisik Timnas Indonesia mendampingi John Herdman.
- Cesar Meylan, ahli performa fisik, merupakan putra dari komika terkenal Swiss, Denis Meylan.
- Meylan memiliki rekam jejak melatih di tiga Piala Dunia Wanita dan meraih medali Olimpiade.
Suara.com - PSSI resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia akan didampingi oleh asisten bernama Cesar Meylan.
"PSSI resmi memperkuat fondasi performa Tim Nasional Indonesia dengan menghadirkan Cesar Meylan, PhD, CPSS, CSCS, sosok elite dunia di bidang pelatihan fisik dan sport performance, sebagai Asisten Pelatih Fisik Timnas Indonesia," bunyi pengumuman resmi PSSI.
Menurut PSSI, Meylan akan menjadi arsitek utama kebugaran, kekuatan, dan daya tahan fisik pemain Timnas, sekaligus tangan kanan Pelatih Kepala John Herdman.
Soal latar belakang pendidikan Cesar Meylan sudah banyak diketahui publik. Namun ada satu fakta menarik soal latar belakang keluarganya.
Dilansir dari laregion.ch, Cesar Meylan ternyata memiliki ayah yang berprofesi sebagai komika. Ayah dari Cesar Meylan ialah Denis “Bouillon” Meylan.
Denis ialah seorang komedian, animator, dan tokoh media ternama asal Swiss yang dikenal dengan nama panggung "Bouillon", seorang yang hiperaktif, lucu, dan identik dengan mobil 2CV hijaunya yang khas.
Meski lama tinggal di Kanada bersama John Herdman, Cesar Meylan selalu menyempatkan diri tinggal di rumah sang ibu saat pulan ke Swiss.
Ia juga tak pernah lupa membawa pulang makanan khas Swiss seperti raclette dan fondue ke Kanada.
Humor menjadi ciri khas keluarga Meylan, tak lepas dari sosok sang ayah.
Baca Juga: Usai Jadi Penentu Kemenangan Persib atas Persija, Beckham Putra Ogah Terbuai Isu Timnas Indonesia
Di Kanada, mereka punya versi raclette sendiri. Keju apa saja asal meleleh, bahkan cheddar atau gouda. Di atasnya bisa ada salami dan jamur. Saya menyebutnya raclette ala Kanada,” ujar Cesar seperti dilansir dari laregion.ch.
Meski telah lama tinggal di luar negeri, rasa cinta Meylan terhadap Swiss tak pernah pudar. Ia masih mengikuti perjuangan tim nasional Swiss dengan penuh emosi.
“Saat Piala Dunia 2018, saya hampir berdiri di atas bar ketika Swiss menyamakan skor melawan Brasil,” kenangnya.
Ia tak menutup kemungkinan suatu hari kembali bekerja di Swiss. Namun, keputusan tersebut tak sederhana. Meylan kini berkeluarga di Kanada dan memiliki seorang putri berusia lima tahun.
“Saya tidak bisa kembali tanpa kondisi yang benar-benar ideal,” tegasnya.
Lulusan Universitas Lausanne ini telah menjelajah dunia, Australia, Selandia Baru, hingga Kanada.
Ia meraih gelar doktor, tampil di tiga Piala Dunia Wanita, dan menjadi bagian dari dua medali perunggu Olimpiade bersama tim putri Kanada.
Meski kini lebih banyak bekerja di balik layar, kecintaannya pada sepak bola tak pernah padam. Meylan masih aktif bermain di level amatir di Vancouver.
“Selama masih bugar, saya akan terus bermain,” katanya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Usai Jadi Penentu Kemenangan Persib atas Persija, Beckham Putra Ogah Terbuai Isu Timnas Indonesia
-
Tiket Piala Asia Futsal 2026 Resmi Dijual! Yuk Dukung Timnas Indonesia
-
Seperti Apa Karakter John Herdman? Arya Sinulingga: Nanti Kalian Rasakanlah
-
Satu Bek Dipastikan Kieran McKenna Hengkang, Posisi Elkan Baggott di Ipswich Town Aman?
-
Kevin Diks Ikut Andil Besar Bawa Gladbach Bangkit di Era Eugen Polanski
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Curhat Pemain Muslim Jalani Puasa Ramadan di Tengah Kerasnya Liga Jerman
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Sikat MU Lima Gol Tanpa Balas, Persib Punya Modal Buat Kalahkan Persebaya
-
Derby Banten Milik Dewa United! Jan Olde: Bukan Soal Gaya, yang Penting Tiga Poin
-
Debut Super League di Persib Diwarnai Pesta Gol, Ini Kata-kata Layvin Kurzawa
-
Cerita Toleransi di Liverpool: Hugo Ekitike Puasa, Jeremie Frimpong Jadi Penjaga
-
Pesan Tegas Karim Benzema: Puasa Ramadan Jangan Jadi Alasan Pemain Mokel
-
Usai Pisah dengan Timnas Indonesia, Alex Pastoor Blak-blakan Incar Kursi Pelatih AZ Alkmaar
-
Gyokeres Bikin Boncos! Sudah Tebus Rp1 T, Arsenal Bepotensi Bayar Lagi Rp3,5 M, Kok Bisa?