- Real Madrid mengakhiri kontrak Xabi Alonso di pertengahan musim 2025/26 dan menunjuk Álvaro Arbeloa sebagai pelatih sementara.
- Alasan pemecatan melibatkan performa inkonsisten tim, masalah cedera pemain, dan kegagalan memenuhi ekspektasi hasil instan Madrid.
- Keputusan ini memicu perdebatan publik; pendukung terbagi antara yang mendukung pemecatan dan yang menilai Alonso kurang dukungan.
Suara.com - Keputusan Real Madrid mengakhiri kerja sama dengan Xabi Alonso di tengah musim 2025/26 memantik perdebatan luas di kalangan pendukung Los Blancos.
Klub ibu kota Spanyol itu memilih Álvaro Arbeloa sebagai pengganti sementara di kursi pelatih, sebuah langkah yang dinilai berani sekaligus penuh risiko.
Melansir dari forum diskusi yang digelar media Spanyol, AS, respons publik terbelah. Sebagian menilai pemecatan Xabi Alonso sebagai keputusan yang tepat, namun tak sedikit pula yang menyebut manajemen bertindak tergesa-gesa.
Xabi Alonso, yang datang ke Santiago Bernabéu dengan status legenda klub dan reputasi mentereng bersama Bayer Leverkusen, dinilai belum mampu menjawab tuntutan hasil instan khas Real Madrid.
Performa tim yang inkonsisten, krisis cedera, hingga masalah keseimbangan lini tengah menjadi sorotan utama sepanjang masa kepemimpinannya.
“Xabi Alonso adalah legenda sebagai pemain, tetapi sebagai pelatih Real Madrid dia belum siap. Di klub sebesar Madrid, tidak ada waktu untuk menunggu,” tulis Khalaf, pembaca AS asal Yordania.
Pendapat senada datang dari sejumlah suporter yang menilai Alonso kehilangan kendali ruang ganti dan gagal membangun identitas permainan yang jelas.
Namun, kubu yang membela Xabi Alonso juga tak kalah vokal. Mereka menilai mantan gelandang timnas Spanyol itu tidak diberi waktu dan dukungan yang cukup.
Absennya gelandang bertahan murni, cedera yang menumpuk di lini belakang, serta komposisi skuad yang dinilai tidak seimbang disebut sebagai faktor utama kegagalan tim.
Baca Juga: Alvaro Arbeloa Resmi Jadi Pelatih Real Madrid Gantikan Xabi Alonso
anyak pula yang menyoroti kegagalan manajemen dalam mendatangkan pemain kunci di sektor tengah, seperti sosok pengganti Toni Kroos dan Luka Modric.
Penunjukan Álvaro Arbeloa sebagai suksesor Xabi Alonso juga memunculkan tanda tanya. Meski dikenal memiliki karakter kuat dan dekat dengan kultur klub, pengalaman Arbeloa di level elite masih terbatas.
Sebagian pendukung berharap Arbeloa mampu memulihkan disiplin tim dan mengembalikan semangat juang para pemain.
Namun, banyak pula yang pesimistis dan menyebut perubahan ini hanya akan menjadi “Solari versi 2.0”, tanpa solusi nyata atas persoalan mendasar skuad.
Hingga kini, manajemen Real Madrid belum memberikan target spesifik kepada Arbeloa selain memperbaiki performa tim dan menjaga peluang di kompetisi domestik maupun Eropa.
Berita Terkait
-
Alvaro Arbeloa Resmi Jadi Pelatih Real Madrid Gantikan Xabi Alonso
-
Real Madrid Pecat Xabi Alonso Usai Kalah dari Barcelona di Final Piala Super Spanyol 2026
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Real Madrid Gagal Raih Piala Super Spanyol, Perasaan Xabi Alonso Campur Aduk
-
Aston Villa Gigit Jari, Duit Rp587 Miliar Ditolak Wonderkid Real Madrid
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Belum Genap Sepekan, Igor Tolic Sudah Keluhkan Lapangan Latihan Persib
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
-
Prancis vs Spanyol: Superkomputer Opta Jagokan Les Bleus ke Final Piala Dunia 2026
-
Persija Resmi Datangkan Kyohei Yoshino, Gelandang Berpengalaman Jepang Eks Cerezo Osaka
-
Radovan Pankov Beberkan Alasan Gabung Persija: Tantangan Baru demi Gelar Juara
-
Gabung Persija, Aqil Savik Akui Sempat Minta Restu Istri dan Keluarga di Bandung
-
Prediksi Superkomputer Opta: Inggris Bungkam Argentina dalam 90 Menit
-
Resmi Jadi WNI, Striker Didikan Amerika Mitchell Baker Tak Sabar Bela Timnas Indonesia
-
Prancis vs Spanyol: Lini Serang Tersubur Kontra Pertahanan Terbaik di Piala Dunia 2026
-
Isu Malvinas Bikin Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Beraroma Perang