Bola / Bola Indonesia
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:19 WIB
PSSI akhirnya resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Perkenalan berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026) pagi WIB
Baca 10 detik
  • John Herdman resmi diperkenalkan PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Selasa, 13 Januari 2026.
  • Ia menolak tawaran Honduras dan Jamaika karena Indonesia memiliki semangat menyamai tujuan kariernya.
  • Herdman dikontrak dua tahun memimpin Timnas senior dan U-23 karena melihat potensi besar sepak bola Indonesia.

Suara.com - John Herdman blak-blakan mengapa dirinya menolak Jamaika dan Honduras demi bekerja untuk Timnas Indonesia. Salah satunya adalah tim Merah Putih punya tujuan sama seperti dirinya.

John Herdman pun sudah dikenalkan PSSI sebagai arsitek anyar skuad Garuda dalam konferensi pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Dalam kesempatan itulah dirinya blak-blakan menolak pinangan Honduras dan Jamaika yang ngebet pakai jasanya.

Pelatih asal Inggris tersebut lebih memilih bekerja untuk Timnas Indonesia. John Herdman merasa tertantang membuat tim Merah Putih naik kelas.

"Karier saya selama ini selalu berkaitan soal membangun, bekerja dengan federasi yang punya semangat membawa negara yang belum pernah mencapai level sebelumnya," kata John Herdman dalam sesi konferensi pers.

John Herdman akhirnya resmi dikenalkan PSSI sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Pengenalan dilakukan di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026) pagi WIB.

John Herdman menjelaskan Timnas Indonesia adalah salah satu tim yang dinilainya siap buat naik kelas.

Dari segi komposisi pemain, Timnas Indonesia sudah punya sehingga hanya tinggal mengembangkannya saja.

"Negara ini siap, tidak ada alasan. Pemain berkualitas ada, ada kemampuan, ada liga yang profesional, ini saatnya," tegas pelatih berusia 50 tahun itu.

John Herdman resmi diikat kontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan.

Baca Juga: John Herdman Mulai Disenggol para Komentator, Barisan 'Ternak STY' Bakal Berbalik Arah?

Bukan cuma itu saja, ia juga akan bertanggung jawab sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-23.

"Ketika saya pertama kali melihat lowongan di Indonesia, saya tertarik karena saya melihat orang-orang di sini layak untuk naik kelas timnasnya," tegasnya.

"Saya merasa Indonesia mirip dengan Consett, daerah asal saya di Inggris, mereka juga punya passion yang besar buat sepak bola."

"Itulah yang saya rasakan ketika melihat para pemain Garuda dan fansnya. Selama ini saya sudah mencari proyek baru, dan saya merasa proyek ini tepat untuk saya," pungkasnya.

Load More