- Juventus mengalahkan Cremonese 5-0 di Allianz Stadium, menegaskan prioritas meraih tiga poin penuh kemenangan.
- Kemenangan telak ini melanjutkan tren positif Juventus setelah sebelumnya ditahan imbang oleh Lecce.
- Hasil ini menyamakan poin Juventus dengan Napoli dan AS Roma, menempati posisi tiga besar klasemen sementara Serie A.
Suara.com - Juventus kembali mengirim pesan kuat kepada para pesaingnya di Serie A.
Setelah menghancurkan Cremonese dengan skor telak 5-0 di Allianz Stadium, para pemain Bianconeri menegaskan bahwa target utama tim bukan sekadar mencetak gol, melainkan meraih kemenangan.
Gelandang Juventus, Weston McKennie, menegaskan bahwa meski mencetak gol selalu menjadi momen menyenangkan, tiga poin tetap menjadi prioritas utama.
Hal senada juga diungkapkan Khephren Thuram, yang memilih fokus menjalani musim “hari demi hari”.
Kemenangan besar atas Cremonese ini datang di saat yang tepat.
Setelah sempat diragukan usai ditahan imbang Lecce 1-1, Juventus merespons dengan dua kemenangan meyakinkan, 3-0 atas Sassuolo dan kini 5-0 atas Cremonese.
Lima gol Juventus lahir melalui rangkaian momen menarik. Gol pembuka tercipta secara tak terduga saat tembakan Fabio Miretti membentur wajah Gleison Bremer dan berujung ke gawang.
Jonathan David kemudian mencetak gol untuk laga kedua beruntun lewat skema serangan balik.
Gol berikutnya dicetak Kenan Yildiz, yang sukses memanfaatkan bola muntah setelah penalti yang ia eksekusi ditepis Emil Audero dan membentur tiang.
Baca Juga: Reaksi Emil Audero Usai Gawangnya Dibobol Lima Gol Saat Lawan Juventus
Weston McKennie sempat kehilangan satu golnya yang dicatat sebagai gol bunuh diri Filippo Terracciano akibat sapuan gagal di garis gawang, sebelum akhirnya gelandang asal Amerika Serikat itu benar-benar mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan menyambut umpan Pierre Kalulu.
“Dalam pertandingan seperti ini, yang terpenting adalah meraih tiga poin, apalagi tim-tim di atas kami kehilangan poin,” kata McKennie kepada Sky Sport Italia.
“Menang 5-0 tentu menyenangkan, bagi kami dan juga untuk para suporter.”
McKennie juga menegaskan perannya yang fleksibel di tim. Ia kerap dimainkan di berbagai posisi, termasuk sebagai bagian dari trio pendukung penyerang.
“Saya selalu siap untuk tim. Bagi saya, yang paling penting bukan mencetak gol, tetapi memenangkan pertandingan dan membantu tim. Mencetak gol memang menyenangkan, tapi kemenangan adalah yang utama,” tegasnya.
Pertandingan ini juga sempat diwarnai kontroversi. Cremonese awalnya mendapat penalti usai tekel Manuel Locatelli, namun keputusan tersebut dianulir VAR.
Berita Terkait
-
Reaksi Emil Audero Usai Gawangnya Dibobol Lima Gol Saat Lawan Juventus
-
Kontroversi 5 Gol Juventus ke Gawang Emil Audero: Penalti Dianulir dan Kartu Merah Pelatih Cremonese
-
Pesta 5 Gol ke Gawang Emil Audero, Spalletti Sebut Juventus Belum Selevel dengan Inter
-
Emil Audero Jadi Bulan-bulanan Juventus: Lawan Kami Superior
-
Emil Audero Pahlawan, Tapi Cremonese Dibantai 5 Gol dari Juventus
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Alasan Pribadi, Javier Mascherano Mundur dari Kursi Pelatih Inter Miami
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0