-
Excelsior Rotterdam resmi meminjam Miliano Jonathans dari FC Utrecht hingga akhir musim kompetisi.
-
Direktur Teknik Niels van Duinen memuji kualitas kaki kiri dan penguasaan bola Miliano.
-
Penyerang Timnas Indonesia ini diproyeksikan untuk membantu Excelsior bertahan di kasta tertinggi Eredivisie.
Upaya untuk memboyong sang pemain ternyata telah diinisiasi oleh manajemen klub sejak beberapa pekan yang lalu.
Van Duinen membeberkan bahwa komunikasi intensif sudah dilakukan secara personal dengan Miliano sesaat sebelum momen libur Natal.
Kesabaran pihak klub diuji karena mereka harus menunggu keputusan final hingga memasuki periode pertengahan bulan Januari ini.
"Selama beberapa pekan terakhir, kami telah menjalin kontak setiap hari dengan Miliano dan FC Utrecht untuk mewujudkan transfer ini. Sangat bagus bahwa saat ini kami dapat menyelesaikan transfer bersama FC Utrecht," ujar Van Duinen.
Kerja sama yang baik antara kedua klub mempermudah proses administrasi kepindahan pemain muda kelahiran kota Arnhem tersebut.
Sebagai informasi tambahan, Miliano Jonathans baru saja bergabung dengan skuad FC Utrecht dari klub lamanya Vitesse.
Perpindahan permanen menuju Utrecht tersebut terjadi pada tahun 2025 dengan durasi kontrak panjang hingga tahun 2028.
Meskipun memiliki kontrak jangka panjang, persaingan ketat di posisi sayap membuatnya kesulitan mendapatkan menit bermain yang reguler.
Statistik mencatat bahwa ia telah mengoleksi total 24 penampilan bersama tim utama serta tujuh laga tambahan bersama tim cadangan.
Baca Juga: Miliano Jonathan Resmi Gabung Excelsior: Berharap Dapat Menit Bermain
Kurangnya waktu bermain di tim inti menjadi alasan utama bagi Utrecht untuk melepasnya guna mencari pengalaman tambahan.
Target Bertahan di Kompetisi Eredivisie
Keputusan untuk meminjamkan sang pemain dirasa menjadi solusi terbaik bagi perkembangan karier profesional Miliano di masa depan.
Kini tantangan besar sudah menunggu di depan mata karena Excelsior membutuhkan poin penuh untuk menjauh dari zona degradasi.
Winger berusia 21 tahun tersebut akan mengenakan seragam Excelsior hingga kompetisi musim ini berakhir secara resmi di musim panas.
Kehadirannya di Rotterdam diharapkan memberikan dampak instan pada produktivitas gol tim dalam setiap pertandingan sisa yang krusial.
Integrasi cepat dengan rekan setim baru menjadi fokus utama Miliano agar bisa langsung diturunkan dalam laga debut mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
Terkini
-
Sering Mati Lampu Bikin Saya Memutuskan Pindah Provider ke XL
-
Brakkk! KA Wijaya Kusuma Tertemper Mobil di Perlintasan Jember, Satu Orang Luka Berat
-
Lupakan Bolak-balik Aplikasi, Lenovo Qira Disiapkan Jadi AI yang Menghubungkan Aktivitas Digital
-
Teka Teki Masa Depan Saddil Ramdani, Pamit dari Persib, Diego Michiels: Welcome Bro
-
5 Rekomendasi Aplikasi Catatan Kuliah Terbaik di Tablet Android, Praktis dan Rapi
-
Review Good Will Hunting: Saat Logika Jenius Tak Cukup untuk Menyembuhkan Luka Masa Lalu
-
Tarif Masuk Ragunan Diwacanakan Naik Jadi Rp10 Ribu, Fasilitas dan Keamanan Jadi Sorotan
-
IHSG Menguat, Asing Jualan Rp29,7 Miliar Pekan Ini
-
Viral Diduga Istri Gubernur Kalteng Pamer Saldo Rp460 Juta, Isi Rekening Suami Tembus Rp164 M
-
Kejari Karawang Sita Rp42,54 Miliar dalam Kasus Dugaan Korupsi KPR