- Miliano Jonathans, pemain sayap Indonesia, resmi dipinjamkan ke Excelsior dari FC Utrecht selama enam bulan.
- Direktur Teknik Excelsior memuji kaki kiri bagus Miliano yang dinilai cocok dengan gaya permainan tim barunya.
- Miliano berharap mendapat banyak kesempatan bermain di klub promosi Eredivisie tersebut untuk mengembangkan diri.
Suara.com - Winger Timnas Indonesia, Miliano Jonathans resmi pindah ke Excelsior dengan status pinjaman dari FC Utrecht.
Kabar kepindahan pemain 21 tahun ini sudah diumumkan resmi oleh pihak klub. Kedatangannya disambut baik oleh Direktur Teknik Excelsior, Niels vsn Duinem.
“Kami senang Miliano datang ke Kralingen selama enam bulan. Dia memiliki kaki kiri yang bagus dan sangat cocok dengan gaya bermain kami," ujar Niels van Duinen dalam laman resmi.
“Dia memiliki kualitas untuk menciptakan peluang dan memberi kami sesuatu yang ekstra dalam penguasaan bola," katanya.
Sementara itu, Miliano Jonathans mengungkapkan harapannya agar bisa mendapatkan banyak menit bermain dalam masa peminjamannya ke klub promosi Eredivisie ini.
“Saya berharap dapat meningkatkan peluang saya untuk bermain di sini dan berkembang dengan baik. Itu yang terpenting bagi saya," kata Miliano.
“Saya seorang pemain sayap dengan teknik yang bagus, saya memiliki keterampilan yang baik dan juga dapat mencetak gol atau memberikan umpan kepada pemain lain di depan gawang," imbuhnya.
Peluang untuk dapat menit bermain di Excelsior memang terbuka lebar karena mereka saat ini hanya punya satu winger kanan yang akan jadi pesaing Miliano.
Pemain pesaing Miliano Jonathans di Excelsior adalah Derensii Sanches Fernandes yang berusia 24 tahun.
Baca Juga: Gol Dramatis Justin Hubner Bikin Pelatih Dean James Murka Kritik Keras Lini Pertahanan
Sanches Fernandes sejauh ini sudah tampil dalam 17 pertandingan dengan sumbangan satu gol dan dua assist.
Hal tersebut menjadi peluang bagi Miliano karena pesaingnya memang tidak begitu produktif soal kontribusi gol.
Secara nilai transfer, Miliano Jonathans juga lebih bagus ketimbang pesaingnya itu.
Miliano punya Harga pasar Rp15,64 miliar, sementara Sanches Fernandes sebesar Rp10,43 miliar.
Berita Terkait
-
Miliano Jonathan Resmi Gabung Excelsior: Berharap Dapat Menit Bermain
-
Winger Timnas Indonesia Dibidik Klub Promosi Eredivisie Belanda
-
Mees Hilgers Siap Buka Kembali Negosiasi dengan FC Twente
-
Justin Hubner: Tekel Saya Normal di Inggris, Tapi Jadi Masalah di Eredivisie
-
Penyerang Timnas Indonesia Dirumorkan Segera Hijrah ke Liga Thailand, Siapa Dia?
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah
-
BRI KKB Expo Hadir Lagi, Nikmati Promo Kredit Kendaraan di 131 Kantor BRI Seluruh Indonesia
-
Febrie Adriansyah Diperiksa Tim Khusus Berisi 9 Jaksa, Mayoritas Alumni KPK
-
Review Serial Marc by Sofia: Estetika Sunyi Sofia Coppola yang Memesona
-
Junior Roberts Kagok Perankan Cowok Green Flag di Series A Little White Lie
-
Maut di Balik Live TikTok: Teka-Teki Sayatan di Pantai Permata Probolinggo Akhirnya Terungkap
-
Bunga Cuma 1,8%! BRI KKB Expo Hadir di 131 Titik, Wujudkan Mimpi Punya Kendaraan Baru
-
Pengawas Sawmill Ilegal di Kampar Jadi Tersangka, Terancam Denda Rp2,5 Miliar
-
Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru