- Masa depan Thomas Frank di Tottenham Hotspur terancam setelah rentetan hasil negatif di Premier League.
- Xabi Alonso masuk radar Spurs namun diprediksi menolak tawaran karena menunggu opsi yang lebih baik.
- Tottenham terpuruk di peringkat 14 klasemen; suporter menyuarakan ketidakpuasan terhadap performa tim saat ini.
Suara.com - Nama Xabi Alonso mencuat sebagai salah satu kandidat pelatih baru Tottenham Hotspur di tengah masa depan Thomas Frank yang kian tidak menentu.
Namun, laporan terbaru mengungkap bahwa Alonso cenderung menolak jika Spurs benar-benar mengajukan tawaran dalam waktu dekat.
Tekanan terhadap Frank semakin besar setelah Tottenham menelan kekalahan 1-2 dari West Ham di kandang sendiri dalam lanjutan Premier League.
Hasil tersebut memperpanjang tren negatif Spurs yang hanya meraih satu kemenangan dalam tujuh laga terakhir Premier League, serta tersingkir dari FA Cup usai kalah dari Aston Villa.
Menurut laporan The Independent, manajemen Tottenham saat ini tengah mendiskusikan posisi Frank, termasuk mempertimbangkan apakah pelatih berusia 52 tahun itu masih akan memimpin tim saat menghadapi Borussia Dortmund di Liga Champions pada Selasa mendatang.
Situasi Frank kian rumit setelah suporter Spurs melantunkan nyanyian bernada sinis, “you’re getting sacked in the morning”, selama laga melawan West Ham.
Tottenham kini terpuruk di peringkat ke-14 klasemen Premier League, jauh dari ekspektasi awal musim.
Xabi Alonso disebut masuk dalam daftar pendek kandidat pelatih Tottenham.
Namun laporan yang sama menyebutkan, pelatih berusia 44 tahun itu merasa akan memiliki opsi yang lebih baik dalam beberapa bulan ke depan, sehingga kecil kemungkinan menerima pinangan Spurs saat ini.
Baca Juga: Prediksi Skor Liverpool vs Burnley: Wajib Menang di Anfield, The Reds Pantang Imbang Lagi
Alonso sendiri baru saja dipecat Real Madrid pada awal pekan ini, hanya tujuh bulan setelah ditunjuk sebagai pelatih.
Selain Tottenham, namanya juga dikaitkan dengan kemungkinan menjadi pengganti Arne Slot di Liverpool, jika terjadi perubahan di Anfield.
Meski berada di bawah sorotan tajam, Thomas Frank menegaskan dirinya tetap bertanggung jawab penuh atas situasi tim.
“Tentu saja ini bukan masa yang mudah. Saya mengerti reaksi suporter, saya orang yang bertanggung jawab, jadi kritik itu wajar,” ujar Frank usai laga.
Ia menilai performa tim sebenarnya masih menjanjikan, meski hasil belum berpihak.
“Kami bekerja sangat keras dan saya yakin kami lebih dekat ke sesuatu yang sangat baik daripada semakin jauh. Kami bahkan bisa memenangkan pertandingan ini,” tambahnya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan