- Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengakui kekecewaan suporter setelah imbang 1-1 melawan Burnley di Anfield pada Sabtu (17/1).
- Hasil imbang ini merupakan kali keempat beruntun Liverpool gagal meraih kemenangan di Liga Inggris musim ini.
- Liverpool mendominasi statistik dengan 11 tembakan tepat sasaran, namun Burnley menyamakan kedudukan lewat gol Marcus Edwards.
Suara.com - Pelatih Liverpool Arne Slot menyatakan dirinya memahami kekecewaan yang dirasakan para pendukung setelah The Reds kembali gagal meraih kemenangan di Liga Inggris.
Liverpool harus puas berbagi angka usai ditahan imbang 1-1 oleh Burnley, tim yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi, dalam laga yang digelar di Anfield, Sabtu (17/1).
“Di kepala saya itu bukan siulan ejekan, tetapi bentuk frustrasi,” kata Slot seusai pertandingan, dikutip dari situs resmi klub.
Slot menilai kekecewaan tersebut wajar mengingat standar tinggi yang dimiliki Liverpool, terutama saat bermain di kandang sendiri.
“Kami harus memberi pujian kepada Burnley atas cara bertahan, menyapu bola dari garis gawang. Namun, jika kami sebagai Liverpool tidak lagi kecewa hanya bermain imbang di kandang melawan Burnley, maka ada sesuatu yang benar-benar salah. Saya sepenuhnya memahami frustrasi itu. Saya juga merasakannya, dan para pemain jelas merasakan hal yang sama seperti para suporter," jelasnya.
Hasil tersebut menjadi catatan empat kali imbang secara beruntun bagi Liverpool di Liga Inggris musim ini.
Meski berstatus juara bertahan, The Reds kini tertinggal tujuh poin dari posisi tiga besar klasemen sementara, setelah kembali gagal mengonversi dominasi permainan menjadi kemenangan.
Dari sisi statistik, Liverpool tampil jauh lebih dominan dengan mencatatkan 11 tembakan tepat sasaran, sementara Burnley hanya mampu melepaskan satu percobaan mengarah ke gawang.
Namun, keunggulan statistik itu tidak cukup untuk mengamankan tiga poin di Anfield. Liverpool sempat unggul lebih dulu lewat gol Florian Wirtz menjelang akhir babak pertama.
Baca Juga: Imbang Lawan Nottingham Forest, Arsenal Unggul 7 Poin di Puncak Klasemen
Slot menilai anak asuhnya mampu mengendalikan jalannya pertandingan, tetapi menyesalkan kelengahan yang terjadi di lini belakang hingga berujung gol balasan.
Marcus Edwards mencetak gol penyeimbang bagi Burnley, yang saat ini berada di peringkat ke-19 klasemen, pada babak kedua.
Menurut Slot, gol tersebut sebenarnya sudah memberikan tanda-tanda peringatan sebelumnya.
“Saya pikir ada satu tanda peringatan besar ketika kami hampir mencetak gol bunuh diri. Peluang itu dan gol yang kami kebobolan berasal dari situasi yang serupa,” ujar Slot.
Pelatih asal Belanda itu menegaskan bahwa target Liverpool tidak hanya sekadar menghindari kekalahan. Dia mengakui, hasil yang tidak maksimal membuat pemain kesulitan merasakan progres, meskipun performa di lapangan menunjukkan peningkatan.
“Sulit bagi para pemain untuk merasa bahwa kami berkembang jika hasilnya tidak seperti yang kami inginkan. Standar kami lebih tinggi daripada sekadar tidak kalah. Standar kami adalah memenangkan setiap pertandingan,” pungkas Slot.
Berita Terkait
-
Imbang Lawan Nottingham Forest, Arsenal Unggul 7 Poin di Puncak Klasemen
-
Bursa Transfer: Kapan Manchester City Umumkan Perekrutan Marc Guehi?
-
Tatap Old Trafford di Derby Manchester, Pep Guardiola Bawa Skuat Lebih Segar dan Bertenaga
-
Kata-kata Thomas Frank usai Pelatih Keturunan Indonesia Gabung ke Tottenham Hotspur
-
Andy Robertson Beri Sinyal Tinggalkan Liverpool Musim Panas 2026
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- 8 Sepatu Lari On Cloud Diskon di Planet Sports, Hemat Jutaan Rupiah
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Bung Ropan Puji Kualitas Jay Idzes yang Tak Tergantikan di Italia Sebelum Bela Timnas Indonesia
-
Usai Lawan Persebaya, Umuh Muchtar Minta Big Match BRI Super League Dipimpin Wasit Asing
-
Donald Trump Tak Peduli Nasib Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Dulu Andalan Shin Tae-yong, Nasib 3 Pemain Timnas Indonesia Ini Menyedihkan Jelang FIFA Series 2026
-
Persija Kehilangan 4 Pemain Hadapi Dewa United, Mauricio Souza Dibuat Pusing
-
Manchester City vs Real Madrid Memanas! Duel Liga Champions Diselimuti Perang Transfer 2026
-
Emil Audero Catat 99 Saves Terbanyak, Jay Idzes Masuk Jajaran Bek Elit Liga Italia
-
Alasan Mathew Baker Tak Dipanggil Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-20 Terungkap
-
Usia Hanya Angka! Roque Santa Cruz Masih Haus Cetak Gol di Usia 44 Tahun, Cristiano Ronaldo Kalah?
-
Saat Duit Arab Mengubah Manchester City, Dari Tetangga Miskin ke Penguasa Eropa