- Manajer Ipswich Town, Kieran McKenna, menghadapi dilema peminjaman bek Elkan Baggott pada bursa transfer Januari 2026.
- Elkan Baggott saat ini merupakan bek tengah pilihan keempat dengan menit bermain sangat terbatas di Ipswich Town.
- McKenna memuji profesionalisme dan perkembangan signifikan Elkan meskipun minim kesempatan bermain di tim utama.
Suara.com - Manajer Ipswich Town, Kieran McKenna, mengakui tengah menghadapi dilema terkait masa depan bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott pada bursa transfer Januari 2026.
Bek muda berusia 23 tahun itu dipertimbangkan kembali untuk dipinjamkan, namun keputusan tersebut tak mudah diambil.
Elkan, yang merupakan lulusan akademi Ipswich Town, telah menjalani sejumlah masa peminjaman di berbagai klub Inggris.
Catatan peminjamannya meliputi King’s Lynn Town (National League), Gillingham (League Two), Cheltenham Town (League One), Bristol Rovers (League One), hingga Blackpool (League One).
Namun, pada paruh pertama musim ini, Elkan tetap bertahan di Suffolk.
Ia berperan sebagai bek tengah pilihan keempat, berada di belakang Dara O’Shea, Cedric Kipre, dan Jacob Greaves. Ketiganya nyaris selalu tampil, membuat menit bermain Elkan sangat terbatas.
Saat ditanya apakah Elkan berpeluang menyusul Cameron Humphreys, yang baru saja dipinjamkan ke Huddersfield, McKenna tak menutup kemungkinan tersebut.
“Bukan sesuatu yang mustahil. Kami sedang mendiskusikannya dengannya,” ujar McKenna dilansir dari East Anglian Daily Times
Pelatih asal Irlandia Utara itu menegaskan situasinya ibarat menjaga keseimbangan yang halus. Menurutnya, hampir semua klub Championship memiliki minimal empat bek tengah senior, dan Ipswich tak terkecuali.
Baca Juga: Masa Depan Suram Elkan Baggott di Ipswich Town Jadi Sorotan Media Inggris
Meski jarang bermain, McKenna menilai perkembangan Elkan tetap signifikan. Ia memuji profesionalisme dan dedikasi sang pemain dalam sesi latihan.
“Aplikasinya di latihan luar biasa. Dia bekerja sangat keras bersama staf pelatih, bahkan secara individual. Saya yakin dia adalah pemain yang lebih baik sekarang dibandingkan 1 Juli lalu,” jelas McKenna.
McKenna optimistis kerja keras Elkan akan terbayar saat ia kembali mendapatkan menit bermain, entah itu bersama Ipswich atau di klub lain melalui skema peminjaman.
Namun, Ipswich juga harus mempertimbangkan faktor kedalaman skuad. Meski sejauh ini minim cedera, situasi bisa berubah dengan cepat.
“Kami harus memastikan memiliki cukup persaingan dan pelapis. Tapi di sisi lain, pemain muda berkualitas juga perlu menit bermain untuk perkembangan mereka,” tambahnya.
Ipswich Town kini akan mengambil keputusan terbaik dalam beberapa pekan ke depan, menimbang kebutuhan tim dan perkembangan karier Elkan Baggott.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026