-
John Herdman menyiapkan tiga striker naturalisasi tambahan untuk memperkuat serangan Timnas Indonesia 2026.
-
Piala AFF bukan agenda FIFA sehingga pemain di Liga Eropa sulit memperkuat skuad Garuda.
-
Ciro Alves dan David da Silva menjadi kandidat kuat pemain naturalisasi baru Indonesia.
Meskipun usianya kini sudah menginjak 36 tahun namun ketajaman sang pemain di depan gawang belum menunjukkan penurunan.
Bersama klub Malut United pada musim kompetisi terbaru Ciro Alves sukses membukukan tujuh gol dari belasan laga.
Catatan impresif tersebut juga ditambah dengan torehan dua assist yang membuktikan efektivitasnya sebagai penyerang sayap maupun tengah.
Performa konsisten inilah yang membuat namanya sangat layak dipertimbangkan untuk mengisi slot lini serang skuad Merah Putih.
Selain Ciro Alves nama penyerang haus gol lainnya yaitu David da Silva juga masuk dalam radar naturalisasi.
David da Silva diketahui telah memulai proses pengajuan menjadi Warga Negara Indonesia pada awal bulan Januari tahun ini.
Sama seperti kompatriotnya ia juga merujuk pada ketentuan yang ada dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tersebut.
Eks penyerang andalan Persib Bandung ini menunjukkan performa yang sangat gahar bersama klubnya saat ini Malut United.
Dari total 16 pertandingan yang dijalani di kasta tertinggi Liga Super musim 2025-2026 David tampil sangat produktif.
Baca Juga: Siapa Bobby Robson? Sosok Terpenting di Karier Sepak Bola John Herdman
Ia berhasil mengoleksi tujuh gol serta menyumbangkan tiga assist bagi klub kebanggaan masyarakat Maluku Utara tersebut.
Kehadiran David da Silva diharapkan mampu menjadi solusi atas tumpulnya penyelesaian akhir yang kerap melanda tim nasional.
Postur tubuh yang ideal dan penempatan posisi yang cerdik menjadi keunggulan utama dari penyerang asal Brasil tersebut.
Integrasi David ke dalam sistem permainan John Herdman diprediksi tidak akan memakan waktu lama karena faktor adaptasi.
Kandidat penyerang ketiga yang muncul ke permukaan adalah Ilias Alhaft yang kini berkarier di Liga Utama Thailand.
Berbeda dengan dua nama sebelumnya Ilias memiliki keuntungan karena memiliki garis keturunan langsung dari orang tua Indonesia.
Pemain ini memiliki rekam jejak yang cukup mentereng dengan menghabiskan banyak waktu berkarier di kompetisi sepak bola Belanda.
Tercatat ia pernah memperkuat beberapa tim seperti Sparta Rotterdam serta membantu SC Cambuur dan Almere City bersaing.
Kualitas teknis yang didapat dari didikan Eropa menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan oleh skuad asuhan Herdman.
Saat ini Ilias Alhaft tercatat sebagai salah satu pilar penting bagi raksasa Liga Thailand yaitu Bangkok United.
Sepanjang musim ini ia telah tampil dalam 24 pertandingan dengan kontribusi nyata berupa lima gol ke gawang lawan.
Tidak hanya mencetak gol Ilias juga memberikan dua assist yang menunjukkan visinya dalam membangun serangan dari sektor sayap.
Fleksibilitas posisinya akan memberikan banyak opsi taktik bagi pelatih dalam membongkar pertahanan rapat tim-tim Asia Tenggara.
Dengan pengalaman internasionalnya Ilias Alhaft diharapkan mampu mengangkat mentalitas bertanding para pemain muda di dalam skuad.
Kombinasi antara pemain liga domestik dan tenaga naturalisasi baru ini menjadi strategi utama untuk meraih trofi juara.
Piala AFF 2026 tetap menjadi target penting bagi PSSI demi meningkatkan kepercayaan diri sepak bola nasional di mata dunia.
John Herdman kini harus bergerak cepat untuk memastikan semua proses administrasi pemain incarannya dapat selesai tepat waktu.
Dukungan penuh dari federasi dan suporter sangat dibutuhkan agar persiapan teknis tidak terganggu masalah non-teknis di luar lapangan.
Indonesia optimis mampu berbicara banyak meski harus turun tanpa kekuatan penuh dari para pemain yang berkarier di Eropa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
WeTV Indonesia Hadirkan Serial 12 IPA 4, Drama Remaja yang Penuh Konflik dan Harapan
-
Cara Cek dan Sanggah Data Desil Lewat HP, Segera Update Sebelum Agustus 2026!
-
Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru
-
Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat
-
Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG
-
PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun
-
Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak
-
9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM
-
Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?
-
JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya