- Timnas Indonesia akan menghadapi Bulgaria pada laga FIFA Series 2026, melanjutkan rivalitas lama.
- Sejarah mencatat Indonesia belum pernah menang melawan Bulgaria dalam dua pertemuan sebelumnya.
- Bulgaria (peringkat 88) menjadi tantangan berat meski Indonesia diuntungkan status tuan rumah.
Suara.com - Salah satu lawan Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 mendatang adalah tim nasional Bulgaria.
Pertemuan ini akan menjadi laga nostalgia yang sarat dengan misi pembalasan, karena sejarah mencatat kedua negara pernah dua kali berhadapan di masa lampau.
Ini bukanlah kali pertama Skuad Garuda bersua dengan tim berjuluk The Lions itu.
Namun dari dua pertemuan yang terjadi puluhan tahun silam, Timnas Indonesia belum pernah sekalipun keluar sebagai pemenang.
Berdasarkan catatan sejarah, pertemuan perdana antara Timnas Indonesia dan Bulgria terjadi pada 21 Januari 1959.
Kala itu, Timnas Indonesia berhasil menahan imbang Bulgaria dengan skor kacamata 0-0, sebuah hasil yang cukup membanggakan pada masanya.
Akan tetapi, kenangan pahit harus diterima pada pertemuan kedua. Bertanding pada 4 Februari 1973, Skuad Garuda harus mengakui keunggulan mutlak tim asal Eropa Timur tersebut dan menelan kekalahan telak dengan skor 0-4.
Artinya, laga di FIFA Series 2026 nanti akan menjadi ajang pembalasan atas hasil buruk 53 tahun lalu.
Melihat perbandingan di atas kertas, Bulgaria jelas menjadi tantangan berat bagi pasukan asuhan John Herdman.
Baca Juga: Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series: Kepulauan Solomon Pernah Dihajar Malaysia
Saat ini, mereka menempati peringkat ke-88 dalam ranking FIFA, unggul cukup signifikan dari Indonesia yang berada di urutan ke-122 dunia.
Meskipun demikian, status sebagai tuan rumah memberikan keuntungan tersendiri bagi Timnas Indonesia.
Dukungan penuh dari suporter yang akan memadati stadion, adaptasi cuaca yang lebih baik, serta motivasi berlipat untuk tampil apik di depan publik sendiri bisa menjadi faktor pembeda untuk meredam kekuatan Bulgaria.
Selain menghadapi Bulgaria, dalam ajang FIFA Series 2026 ini Timnas Indonesia juga dijadwalkan akan menjajal kekuatan dua negara lain, yakni St Kitts and Nevis serta Kepulauan Solomon.
Berita Terkait
-
Batal Jadi Pelatih Timnas Indonesia, John Heitinga Disebut Terima Kontrak Aneh di Tottenham
-
Penasihat Teknis PSSI Jordi Cruyff Disebut Bakal Seret Ajax ke Jurang Lebih Dalam
-
Target Tinggi John Herdman Untuk Timnas Indonesia Jelang Laga Perdana Lawan Saint Kitts Nevis
-
SudahTawarkan Diri, John Herdman Selayaknya Jadikan El Loco Gonzales Asisten Pelatihnya di Timnas
-
Belum 1 Detik FIFA Series 2026 Mulai, Timnas Indonesia Sudah Buat Rekor
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL