- Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Bulgaria, tim peringkat 87 dunia, dalam ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar di Jakarta pada bulan Maret.
- Bulgaria memiliki sejarah sepak bola yang kuat, termasuk finis keempat di Piala Dunia 1994 dan tujuh kali partisipasi di turnamen akbar tersebut.
- Laga ini menjadi reuni emosional bagi pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, yang pernah bermain untuk Persipura Jayapura dan menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia.
Suara.com - Timnas Indonesia bersiap menghadapi tantangan level tinggi dalam ajang FIFA Series 2026 yang akan dihelat di Jakarta pada bulan Maret mendatang.
Skuad Garuda dijadwalkan menjajal kekuatan wakil Eropa, Bulgaria, negara yang melahirkan legenda sepak bola dunia seperti Hristo Stoichkov dan Dimitar Berbatov.
Pertemuan ini menjadi ujian serius bagi Indonesia yang saat ini masih tertahan di peringkat ke-122 dunia berdasarkan rilis terbaru ranking FIFA per 19 Januari 2026.
Posisi Indonesia stagnan tanpa perubahan poin signifikan karena absennya agenda pertandingan internasional sejak bulan November tahun lalu.
Di sisi lain, Bulgaria datang dengan status mentereng sebagai tim yang menduduki peringkat ke-87 dunia, jauh di atas Indonesia maupun Malaysia yang ada di posisi 121.
Secara historis, tim berjuluk The Lions ini memiliki reputasi yang sangat disegani di kancah sepak bola global.
Prestasi terbaik mereka tercatat saat berhasil menembus semifinal dan finis di peringkat keempat pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.
Selain itu, Bulgaria juga pernah meraih medali perak pada Olimpiade 1968 dan tercatat sudah tujuh kali tampil di putaran final Piala Dunia.
Namun, daya tarik utama laga ini bukan hanya soal sejarah, melainkan sosok yang kini duduk di kursi pelatih kepala Timnas Bulgaria.
Baca Juga: John Herdman Fokus Pemain Liga Lokal, Winger Persib Berpeluang Masuk Timnas?
Aleksandar Dimitrov, sang juru taktik, memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan sepak bola Indonesia.
Dimitrov tercatat pernah berkarier sebagai pemain di Liga Indonesia dengan memperkuat Persipura Jayapura pada periode 2003 hingga 2005.
Setelah gantung sepatu, ia melanjutkan pengabdiannya di Tanah Air sebagai asisten pelatih Ivan Kolev, baik di Persipura maupun di Timnas Indonesia.
Kini, Dimitrov kembali ke Jakarta dengan status baru setelah sukses menangani Timnas Bulgaria U-21 selama tujuh tahun dari 2018 hingga 2025.
Bagi Timnas Indonesia, laga melawan Bulgaria di FIFA Series 2026 menjadi momentum krusial untuk mengukur kemampuan melawan tim Eropa.
Kemenangan atau hasil positif atas tim peringkat 87 dunia ini akan sangat berdampak pada perolehan poin untuk mendongkrak posisi di ranking FIFA.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL