-
Jayden Oosterwolde memprioritaskan bela Timnas Belanda meski keluarganya terus mendorongnya memilih Indonesia.
-
Bek Fenerbahce ini memiliki darah Indonesia dari ibu dan garis keturunan Suriname dari ayah.
-
Oosterwolde tampil konsisten di Liga Turki dengan catatan 26 penampilan serta sumbangan satu gol.
Suara.com - Ambisi besar menyelimuti bek tangguh Fenerbahce yang kini tengah menjadi perbincangan hangat pecinta sepak bola.
Pemain bertahan yang memiliki darah campuran ini secara terbuka membahas masa depan karir internasional yang akan ditempuh.
Jayden Oosterwolde mengakui adanya gelombang permintaan besar agar dirinya segera berseragam Merah Putih di ajang dunia.
Dorongan yang sangat kuat ternyata datang dari internal keluarga besar sang pemain dari garis keturunan ibu.
Meskipun desakan tersebut sangat masif, pesepak bola berbakat ini belum bergeming dari pendirian awalnya untuk memilih negara.
Dalam sebuah perbincangan mendalam, ia mengungkapkan bahwa sanak saudaranya terus memantau perkembangan karirnya di kasta tertinggi.
Keluarga sering kali melontarkan pertanyaan mengenai kapan dirinya bersedia untuk memperkuat skuad Garuda di level senior.
Oosterwolde menjelaskan secara rinci mengenai keberagaman latar belakang etnis yang melekat kuat pada identitas dirinya saat ini.
Keadaan tersebut sebenarnya memungkinkan sang pemain untuk memilih salah satu dari tiga negara yang memiliki keterikatan darah.
Baca Juga: Diminta Keluarga Gabung Timnas Indonesia, Bek Fenerbahce Masih Intip Peluang Tembus Skuad Belanda
“Ya, masih menjadi mimpi saya untuk bermain bagi Timnas Belanda. Ibu saya berasal dari Indonesia dan ayah saya dari Suriname,” kata Jayden Oosterwolde.
Pernyataan tegas tersebut menunjukkan bahwa fokus utamanya masih tertuju pada peluang mengenakan seragam oranye yang legendaris itu.
Pemain yang baru menginjak usia 24 tahun tersebut merasa masih memiliki waktu panjang untuk membuktikan kualitas individunya di lapangan.
Keluarga besarnya ternyata tidak hanya sekali memberikan saran terkait pemilihan kewarganegaraan sepak bola yang sangat krusial ini.
Interaksi mengenai pemilihan tim nasional ini bahkan terjadi secara rutin dalam kurun waktu yang sangat singkat setiap bulannya.
“Mereka (keluarga) menghubungi saya hampir setiap bulan dan menanyakan apakah saya ingin bermain untuk Indonesia atau Suriname, tetapi saya masih ingin bermain untuk Timnas Belanda,” lanjut bek berusia 24 tahun tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun