-
Jayden Oosterwolde memprioritaskan bela Timnas Belanda meski keluarganya terus mendorongnya memilih Indonesia.
-
Bek Fenerbahce ini memiliki darah Indonesia dari ibu dan garis keturunan Suriname dari ayah.
-
Oosterwolde tampil konsisten di Liga Turki dengan catatan 26 penampilan serta sumbangan satu gol.
Suara.com - Pemain keturunan, Jayden Oosterwolde mengakui dirinya banyak diminta gabung Timnas Indonesia. Tapi, pemain Fenerbahce masih percaya mampu menembus skuad Belanda.
Dorongan untuk berseragam Merah Putih diaku sang pemain datang dari keluarga pihak ibu.
Bukan cuma sekali, tetapi beberapa kali Oosterwolde diminta supaya mau bela Timnas Indonesia. Namun hingga kini, Oosterwolde menegaskan masih memprioritaskan mimpinya bersama Tim nasional Belanda.
Dalam wawancara yang dikutip dari kanal YouTube A Spor, Jayden Oosterwolde mengungkapkan bahwa keluarganya kerap menanyakan kemungkinan dirinya membela Timnas Indonesia.
Bukan cuma Indonesia, ia masih juga bisa membela Suriname, kemudian Belanda.
“Ya, masih menjadi mimpi saya untuk bermain bagi Timnas Belanda. Ibu saya berasal dari Indonesia dan ayah saya dari Suriname,” kata Jayden Oosterwolde.
“Mereka (keluarga) menghubungi saya hampir setiap bulan dan menanyakan apakah saya ingin bermain untuk Indonesia atau Suriname, tetapi saya masih ingin bermain untuk Timnas Belanda,” lanjut bek berusia 24 tahun tersebut.
Keputusan itu bukan tanpa alasan. Oosterwolde merasa masih memiliki peluang menembus skuad Oranje di masa depan.
Ini karena sang pemain terus bersaing di kompetisi kasta tertinggi Liga Eropa.
Baca Juga: Amar Brkic Tembus Tim Utama Darmstadt U-19, Begini Karier Moncer di Luar Timnas Indonesia
“Saya rasa saya punya peluang untuk itu dan untuk menunjukkan kemampuan saya di sana. Jadi, itulah hal yang ingin saya perjuangkan,” tegasnya.
Oosterwolde memang memiliki darah Indonesia dari sang ibu. Sementara ayahnya berasal dari Suriname, dan Oosterwolde sendiri lahir serta besar di Belanda.
Latar belakang tersebut membuatnya memiliki opsi membela lebih dari satu negara di level internasional.
Musim ini, sang bek tampil cukup konsisten bersama Fenerbahce.
Total, dia sudah mencatatkan 26 penampilan di semua ajang, dengan rincian 16 laga di Super Lig Turki, lima pertandingan di Liga Europa, serta sisanya di kualifikasi Liga Champions, TFF Super Cup, dan Turkish Cup. Dari jumlah tersebut, ia menyumbang satu gol dan satu assist.
Dengan usia yang masih relatif muda dan pengalaman di level kompetisi Eropa, peluangnya untuk suatu saat menentukan pilihan internasionalnya masih terbuka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Hasil Super League: Persib Bantai Persik 3-0, Thom Haye Cetak Gol!
-
John Herdman Realistis Soal Pemanggilan Pemain? Ini Analisa Pengamat
-
Jadwal Latihan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Ada yang Kalah Saing, 4 Pemain Keturunan Era STY yang Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia
-
PSSI Miris Lihat Serangan Rasisme ke Mikael Tata dan Kakang Rudianto yang Mencoreng Fair Play Liga 1
-
Marc Klok Ungkap Pentingnya FIFA Series 2026 untuk Timnas Indonesia
-
Takut Pulang ke Tanah Air, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dikabarkan Cari Suaka di Australia
-
3 Faktor yang Bikin Elkan Baggott Rawan Jadi Titik Lemah Timnas Indonesia
-
PSSI Tegaskan Larangan Away Suporter Bisa Berlanjut Selamanya Jika Kerusuhan dan Perusakan Fasilitas
-
Calon Pengganti Thom Haye Prediksi Bulgaria Andalkan Fisik dan Counter Attack di FIFA Series 2026