-
Jayden Oosterwolde memprioritaskan bela Timnas Belanda meski keluarganya terus mendorongnya memilih Indonesia.
-
Bek Fenerbahce ini memiliki darah Indonesia dari ibu dan garis keturunan Suriname dari ayah.
-
Oosterwolde tampil konsisten di Liga Turki dengan catatan 26 penampilan serta sumbangan satu gol.
Keyakinan Oosterwolde untuk bisa menembus tim utama Belanda didasari oleh performa solid yang ia tunjukkan saat ini.
Berkompetisi di liga papan atas memberikan rasa percaya diri ekstra baginya untuk bisa bersaing dengan bek top lainnya.
Ia merasa kemampuannya saat ini sedang berada dalam tren positif untuk menarik perhatian tim kepelatihan nasional di Belanda.
Dedikasi penuh sedang ia curahkan untuk memberikan performa maksimal agar impian sejak kecil tersebut bisa segera terwujud nyata.
“Saya rasa saya punya peluang untuk itu dan untuk menunjukkan kemampuan saya di sana. Jadi, itulah hal yang ingin saya perjuangkan,” tegasnya.
Identitas Oosterwolde memang sangat unik karena lahir dan tumbuh besar dalam lingkungan budaya Belanda yang sangat kental.
Ibunya merupakan sosok yang mewariskan darah Indonesia, sementara sang ayah memberikan garis keturunan kuat dari negara Suriname.
Perjalanan karirnya musim ini bersama klub raksasa asal Turki menunjukkan statistik yang sangat memuaskan bagi seorang pemain muda.
Hingga saat ini, ia telah dipercaya turun ke lapangan hijau sebanyak 26 kali dalam berbagai ajang kompetisi resmi.
Baca Juga: Diminta Keluarga Gabung Timnas Indonesia, Bek Fenerbahce Masih Intip Peluang Tembus Skuad Belanda
Tercatat ada 16 pertandingan di kasta tertinggi Super Lig Turki yang telah ia jalani dengan performa yang sangat stabil.
Tidak hanya di liga domestik, ia juga mencicipi atmosfer ketat di kualifikasi Liga Champions dan juga ajang Liga Europa.
Kontribusinya bagi tim tidak hanya sebatas menjaga pertahanan, namun juga aktif dalam skema penyerangan yang dibangun oleh pelatih.
Satu gol dan satu assist telah berhasil ia bukukan untuk membantu timnya meraih poin-poin krusial di kancah sepak bola Turki.
Pengalaman bermain di turnamen seperti TFF Super Cup dan Turkish Cup semakin mematangkan mentalitas bertanding yang ia miliki sekarang.
Usia produktif yang ia miliki menjadikannya salah satu aset properti panas yang masih bisa menentukan arah masa depannya nanti.
Meskipun pintu untuk Indonesia masih tertutup untuk saat ini, para penggemar sepak bola tanah air terus memberikan dukungan.
Fenomena pemain keturunan memang sedang menjadi tren positif dalam membangun kekuatan baru bagi skuad asuhan pelatih saat ini.
Oosterwolde sendiri belum menutup kemungkinan secara absolut di masa yang akan datang jika situasi karirnya mengalami perubahan drastis.
Namun untuk saat ini, profesionalisme bersama klub dan ambisi menuju timnas Belanda menjadi prioritas nomor satu yang tidak tergantikan.
Publik kini tinggal menunggu sejauh mana konsistensi pemain ini di Eropa akan membawanya ke panggung internasional yang ia dambakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
Calon Pemain Baru Manchester United Gantikan Wesley Franca di Piala Dunia 2026
-
Tak Tergoyahkan, Florentino Perez Kembali Terpilih Jadi Presiden Real Madrid hingga 2030
-
Peta Kekuatan Timnas Ghana Piala Dunia 2026, Kombinasi Pemain Senior Jadi Modal Tempur Black Stars
-
Tak Jual Michael Olise, Presiden Bayern Munich Tegas Tolak Real Madrid
-
Roberto Martinez Sebut Bernardo Silva Cocok Perkuat Barcelona
-
Pelatih Denmark Ungkap Kondisi Christian Eriksen Usai Kolaps Saat Lawan Ukraina
-
Julian Alvarez Tidak Minat Gabung Dua Klub Finalis Liga Champions
-
Sisi Gelap Shin Tae-yong Setelah Dipecat Timnas Indonesia
-
Krisis Visa Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kapten Ehsan Hajsafi Pertanyakan Kinerja FIFA
-
Dear Jakmania! Shin Tae-yong Pernah Dipecat 66 Hari Saat Jadi Pelatih Klub Ini