- Bayern Munich bersikap tenang mengenai masa depan Harry Kane meskipun ada rumor transfer, karena kontraknya berlaku hingga 2027.
- Presiden Kehormatan Uli Hoeness dan pakar menilai Bayern dalam posisi kuat karena performa Kane sangat dominan dan sentral.
- Kane menunjukkan performa mencetak gol luar biasa di Bundesliga dan Liga Champions, memperkuat posisinya di klub saat ini.
Suara.com - Bayern Munich mengambil sikap tenang terkait masa depan Harry Kane di tengah rumor transfer yang kembali mencuat.
Klub raksasa Jerman itu dinilai tidak memiliki alasan untuk panik, mengingat performa sang striker yang justru semakin tajam dan perannya yang kian sentral di Allianz Arena.
Harry Kane masih terikat kontrak bersama Bayern hingga 2027, meski diketahui memiliki klausul rilis senilai £57 juta yang akan berakhir pada akhir Januari ini.
Situasi tersebut memunculkan spekulasi, terlebih setelah pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank, sempat membuka peluang kembalinya Kane ke London Utara, sementara Barcelona juga disebut memantau situasinya.
Namun, Presiden Kehormatan Bayern Munich, Uli Hoeness, menegaskan keyakinannya bahwa Kane akan bertahan dan menuntaskan kontraknya bersama Die Roten.
Pandangan ini diamini oleh pakar sepak bola Eropa, Andy Brassell, yang menilai Bayern berada dalam posisi sangat kuat.
“Bayern bisa dengan tenang berkata: silakan cari klub lain yang lebih cocok dan memainkan sepak bola lebih baik. Masalahnya, saya rasa tidak ada klub di Eropa yang lebih cocok untuk Harry Kane saat ini,” ujar Brassell kepada talkSPORT.
Performa Kane musim ini menjadi alasan utama Bayern bersikap santai.
Penyerang berusia 32 tahun itu sudah mencetak 21 gol Bundesliga hanya dari 18 pertandingan, sekaligus memimpin perburuan Sepatu Emas liga.
Baca Juga: Klasemen Liga Champions: Arsenal Lolos Babak 16 Besar dan Kokoh di Puncak
Di Liga Champions, Kane juga berada di posisi kedua daftar top skor dan baru saja mengakhiri puasa gol Eropa dengan dua gol ke gawang Union Saint-Gilloise.
Tak hanya itu, Kane juga mencatatkan sejarah sebagai pemain Inggris pertama yang menembus 70 gol di kompetisi UEFA.
Pencapaian tersebut membuat namanya mulai disejajarkan dengan para megabintang dunia.
“Kita jarang membicarakan Kane setara dengan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, atau Erling Haaland. Tapi mungkin sekarang sudah waktunya,” kata Brassell.
“Pengaruhnya di setiap momen pertandingan benar-benar luar biasa.”
Bayern juga diuntungkan jika mampu melewati bursa transfer musim dingin tanpa kehilangan Kane.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya
-
DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta