- Thierry Henry merespons Micah Richards mengenai dominasi klub Inggris; ia menekankan kemenangan trofi adalah penentu keberhasilan sesungguhnya.
- Arsenal meraih performa sempurna di fase grup Liga Champions, memastikan lolos ke babak 16 besar dengan satu laga sisa.
- Henry menyatakan bahwa start gemilang di awal kompetisi tidak berarti tanpa keberhasilan meraih gelar juara di akhir turnamen.
Suara.com - Legenda Arsenal, Thierry Henry, meredam klaim mantan bek Manchester City Micah Richards yang menyebut dominasi klub-klub Premier League di Liga Champions sebagai sesuatu yang istimewa.
Henry menegaskan, performa impresif di fase grup tidak akan berarti apa-apa jika tidak diakhiri dengan trofi juara.
Arsenal tampil gemilang di Liga Champions musim ini dengan catatan sempurna, meraih tujuh kemenangan dari tujuh laga dan memuncaki klasemen fase liga.
Kemenangan atas Inter Milan di San Siro memastikan tim asuhan Mikel Arteta finis di dua besar dan lolos ke babak 16 besar dengan satu laga tersisa.
Namun, Henry menilai pencapaian tersebut belum bisa dijadikan tolok ukur kesuksesan.
“Ini soal memenangi trofi, tidak ada yang lain,” kata Henry saat menjadi analis di CBS Sports.
Henry mencontohkan Paris Saint-Germain yang musim lalu tidak finis di delapan besar fase liga, namun tetap mampu keluar sebagai juara Liga Champions.
Komentar Henry sekaligus menanggapi pernyataan Micah Richards yang menyebut Premier League sedang mendominasi Eropa, mengingat lima wakil Inggris saat ini berada di posisi delapan besar.
Bagi Henry, statistik tersebut tak relevan jika gagal mengangkat trofi di partai puncak.
Baca Juga: Jadwal Gila Inter, Pasukan Chivu Langsung Hadapi Pisa Kurang dari 72 Jam Usai Kalah dari Arsenal
“Semua orang akan melupakan start sempurna jika pada akhirnya Anda tidak berada di final,” ujar Henry.
Henry menegaskan target utama Arsenal adalah tampil di final Liga Champions di Budapest, bukan sekadar unggul di fase awal.
Sementara itu, Arteta mengaku bangga dengan performa timnya usai menaklukkan Inter Milan.
Arteta menilai para pemain Arsenal mampu naik ke level yang lebih tinggi saat menghadapi lawan kelas Eropa, serta memuji penampilan impresif Gabriel Jesus yang dinobatkan sebagai man of the match.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Persib Bandung Tak Mau Buru-buru Rekrut Pemain, Umuh Muchtar Ucap Hal Ini
-
Klasemen Liga Champions: Arsenal Lolos Babak 16 Besar dan Kokoh di Puncak
-
Kata-kata Provokatif Erling Haaland Usai Manchester City Dipermalukan Bodo/Glimt
-
Detik-detik Bulgaria Porak-porandakan Gawang Timnas Indonesia di GBK, Semoga Sejarah Tak Terulang
-
Tambah Daya Gedor, Dewa United Kenalkan Bomber Liga India Sebagai Amunisi Baru
-
Trofi Asli Piala Dunia 2026 Sambangi Jakarta, Ribuan Warga Antusias
-
Tendangan Kungfu Kembali Terjadi di Liga 4, Kiper PSIR Rembang Dihukum Seumur Hidup
-
Bukan Cuma Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Juga Bisa Bela Suriname Namun Pilihannya Berkarir di
-
Kenapa Spalletti Ngamuk ke Fans saat Juventus Hajar Benfica 2-0?