- CAS menangguhkan sanksi larangan bermain 12 bulan yang dijatuhkan FIFA kepada tujuh pemain naturalisasi Malaysia.
- Sanksi FIFA awalnya muncul karena adanya pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasi ketujuh pemain tersebut.
- Penangguhan ini memungkinkan ketujuh pemain, termasuk Holgado dan Palmero, melanjutkan karier sepak bola sementara waktu.
Suara.com - Setelah melewati masa-masa sulit akibat sanksi larangan bermain dari FIFA, pemain naturalisasi Malaysia kini akhirnya bisa kembali merumput setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menangguhkan hukuman tersebut.
Dua di antara para pemain naturalisasi Harimau Malaya, Rodrigo Holgado dan Gabriel Palmero tak bisa menyembunyikan kebahagiaan mereka.
Holgado mengunggah pesan puitis yang menyiratkan kelegaannya usai larangan bermain bola ditangguhkan oleh CAS.
"Saat paling diharapkan, matahari muncul kembali dan semuanya baik-baik saja. Tidak ada badai yang berlangsung selamanya," tulis Holgado, dilansir dari NST.
Sementara itu, Gabriel Palmero memberikan pesan yang lebih singkat namun tak kalah tegas, menandakan kembalinya ia dan rekan-rekannya ke lapangan hijau.
"Kami kembali," tulis Palmero.
Penangguhan ini menjadi babak baru dalam kasus yang sempat mengguncang skandal naturalisasi sepak bola Malaysia.
Sebelumnya, FIFA menjatuhkan sanksi berat kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain yakni Gabriel Palmero, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.
Sanksi ini dijatuhkan setelah FIFA menemukan adanya penggunaan dokumen yang dipalsukan dalam proses naturalisasi para pemain tersebut yang sempat tampil gemilang saat Malaysia menumbangkan Vietnam 4-0 pada Juni 2025.
Baca Juga: Jordy Wehrmann Konfirmasi Sedang Jalani Proses Naturalisasi Demi Bela Timnas Indonesia
Akibatnya FAM didenda Rp 7,3 miliar, sementara para pemain dilarang beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan.
Tidak tinggal diam, FAM segera mengambil langkah hukum dengan membawa kasus ini ke CAS.
Upaya mereka membuahkan hasil positif dengan dikabulkannya permohonan penangguhan sanksi.
"FAM ingin memberitahukan bahwa CAS telah mengabulkan permohonan penangguhan eksekusi yang diajukan oleh 7 pemain tim nasional yaitu Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel," demikian isi pernyataan FAM.
"Keputusan ini berarti bahwa larangan 12 bulan dari semua aktivitas sepak bola yang dijatuhkan FIFA kepada 7 pemain Harimau Malaya tersebut ditangguhkan sementara."
"Mereka diizinkan untuk melanjutkan karier dan berpartisipasi dalam aktivitas apa pun terkait sepak bola hingga keputusan akhir banding di CAS dibuat," tutupnya.
Berita Terkait
-
Eks ADO Den Haag Jalani Proses Naturalisasi, Siap Bela Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
7 Pemain Diaspora Serbu Liga Indonesia, Sinyal Kuat Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026?
-
Cerita Nenek Jordy Wehrmann Soal Hasrat Cucunya Bela Timnas Indonesia
-
Dion Markx ke Persib, Rekan Naturalisasi Seangkatannya Justru Jadi Andalan di Klub Belanda
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian