- Laga krusial Liga Champions 2025/2026 mempertemukan Benfica kontra Real Madrid di Estadio da Luz.
- Benfica (posisi 29) butuh kemenangan dan bantuan hasil lain, sementara Madrid (posisi 3) belum aman.
- Kylian Mbappe menyamai rekor gol fase liga Liga Champions dengan total 11 gol untuk Madrid.
Suara.com - Laga krusial akan tersaji di Estadio da Luz, saat Benfica menjamu Real Madrid pada matchday kedelapan fase liga Liga Champions 2025/2026.
Benfica asuhan Jose Mourinho berada di posisi ke-29 klasemen dari 36 tim dan tertinggal dua poin dari batas akhir zona lolos.
Sementara itu, Real Madrid berada di peringkat ketiga, tetapi belum sepenuhnya aman di zona delapan besar, karena hanya berjarak dua poin dari posisi ke-15 yang ditempati Juventus. Artinya, kemenangan menjadi target mutlak bagi kedua tim.
Situasi Benfica: Harapan Tipis, Tekanan Maksimal
Perjalanan Benfica di fase liga Liga Champions musim ini diawali dengan buruk.
Mereka menelan empat kekalahan beruntun, sebelum bangkit lewat dua kemenangan 2-0 atas Ajax dan Napoli.
Namun, momentum itu kembali runtuh setelah kekalahan 0-2 dari Juventus pekan lalu, yang membuat peluang lolos semakin berat.
Secara matematis, Benfica masih memiliki peluang masuk ke babak playoff, tetapi nasib mereka tidak lagi sepenuhnya di tangan sendiri.
Mereka membutuhkan kemenangan atas Real Madrid dan berharap hasil pertandingan lain menguntungkan.
Baca Juga: Prediksi Skor Napoli vs Chelsea: Misi Hidup Mati Pasukan Antonio Conte Lawan Mantan Klub
Meski demikian, Benfica memiliki modal penting: rekor kandang yang solid.
Akhir pekan lalu, mereka membantai Estrela Amadora 4-0, mencatat kemenangan kandang keempat beruntun dan menegaskan kekuatan mereka di Estadio da Luz.
Real Madrid: Bangkit di Tengah Gejolak
Real Madrid juga datang dengan latar belakang yang penuh dinamika.
Kekalahan di final Piala Super Spanyol dari Barcelona berujung pada pemecatan Xabi Alonso, disusul tersingkirnya Madrid dari Copa del Rey di bawah pelatih interim Alvaro Arbeloa.
Namun, Los Blancos bangkit cepat. Mereka meraih tiga kemenangan beruntun, termasuk kemenangan 2-0 atas Villarreal di La Liga.
Berita Terkait
-
Prediksi Skor Napoli vs Chelsea: Misi Hidup Mati Pasukan Antonio Conte Lawan Mantan Klub
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Update Klasemen La Liga: Barcelona Memimpin Tipis Saat Persaingan Empat Besar Semakin Sengit
-
Klasemen Terbaru LaLiga: Hajar Oviedo, Barcelona Geser Real Madrid dari Posisi Puncak
-
Manchester United Mulai Bahas Peluang Finis 4 Besar usai Hajar Arsenal
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis
-
Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas
-
Detik-detik Perlawanan Sengit Korban Gagalkan Aksi Pelecehan Seksual di Kebun Karet Sukabumi
-
5 Pilihan Sunscreen untuk Motoran Sesuai Review: Tahan Keringat dan Tak Bikin Kusam
-
Selamat Tinggal BBM? Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
-
Ulasan Buku Cukup Jadi Kamu, Seni Menghargai Diri Tanpa Pengakuan Orang Lain
-
61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis
-
ASUS ExpertBook Ultra: Laptop Profesional dengan Mobilitas Tinggi dan Performa AI
-
Eks Satria Muda Gelar Liga Antar Akademi, Dorong Pembinaan Basket Usia Dini
-
Menerka Siasat Licik Vietnam Hentikan Mitchell Baker: Tekel Brutal atau Sikutan?