-
Layvin Kurzawa resmi bergabung ke Persib meski sudah setahun tidak bermain secara kompetitif.
-
Bojan Hodak akan memberikan menit bermain secara bertahap demi memulihkan kebugaran fisik Kurzawa.
-
Kedatangan Kurzawa bertujuan untuk menambal posisi bek kiri setelah ditinggalkan oleh duo Hehanussa.
Jadwal ini dianggap sebagai momentum yang tepat untuk mengasah kembali insting bertanding Kurzawa.
Bojan Hodak menyamakan proses adaptasi ini dengan beberapa pemain asing Persib terdahulu.
Ia optimis kualitas teknis Kurzawa tetap terjaga meski fisiknya butuh waktu untuk pulih.
Rasa sabar menjadi elemen penting yang diminta Hodak kepada para pendukung tim Persib.
Berikut adalah pernyataan resmi dari pelatih terkait rencana penggunaan tenaga pemain baru tersebut.
"Dalam 3,5 bulan ke depan, kita akan menjalani minimal 19 hingga 25 pertandingan, jadi pasti ada menit bermain untuknya. Kami akan melakukannya perlahan," kata Hodak dikutip dari situs resmi Persib.
"Kita tahu dia sudah lama tidak bermain, sama seperti kasus Barba atau Stefano Beltrame dulu. Pemain yang absen beberapa bulan butuh waktu, tapi dia punya kualitas yang kita butuhkan. Kami akan bersabar," ucap pelatih asal Kroasia itu menjelaskan.
"Dua pemain baru ini bagus untuk kami. Sebab, kami agak kekurangan stok setelah Rezaldi dan Hamra pergi. Kami butuh tambahan di bek kiri dan satu bek tengah," kata Hodak merespons kedatangan Kurzawa dan Dion Markx.
Selain Kurzawa, Persib juga memperkuat lini belakang dengan mendatangkan sosok Dion Markx.
Baca Juga: Layvin Kurzawa ke Persib Disorot FIFA, Misi Besar Maung Bandung Kejar Gelar Tertinggi
Kedua pemain ini diproyeksikan menjadi benteng kokoh dalam mengarungi sisa kompetisi musim ini.
Manajemen berharap pengalaman Kurzawa di level Eropa bisa menular kepada pemain lokal lainnya.
Proses latihan intensif mulai dijalani Kurzawa agar segera mencapai level kebugaran tim utama.
Kini publik menanti kapan debut resmi mantan pemain bintang PSG tersebut akan terlaksana.
Tekanan tinggi di Liga Indonesia tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pemain asal Eropa.
Namun dengan rekam jejak mentereng, Kurzawa diprediksi tidak akan sulit beradaptasi dengan taktik.
Bojan Hodak terus memantau perkembangan fisik sang bek kiri dalam setiap sesi latihan.
Ketelitian tim medis Persib juga menjadi faktor penentu kesiapan Kurzawa di pertandingan nanti.
Harapan besar disematkan pada pundak Kurzawa untuk membawa Persib meraih prestasi lebih tinggi.
Kehadiran bek baru ini memberikan opsi strategi yang lebih fleksibel bagi tim pelatih.
Kemampuan menyerang dan bertahan Kurzawa yang seimbang sangat dibutuhkan oleh skema Hodak.
Bobotoh diharapkan memberikan dukungan moril selama masa transisi kebugaran pemain bintang ini.
Persib berkomitmen untuk terus menjaga performa tim tetap stabil di papan atas klasemen.
Langkah berani ini diharapkan menjadi investasi yang menguntungkan bagi kejayaan Maung Bandung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti