-
PSSI menjamin kualitas Timnas Indonesia tetap stabil meskipun banyak pemain diaspora bermain di liga lokal.
-
Tujuh pemain internasional memperkuat klub-klub besar di Liga Super 2025/2026 demi meningkatkan daya saing.
-
Pelatih John Herdman memantau langsung pertandingan domestik untuk menyeleksi pemain terbaik bagi skuad Garuda.
Suara.com - Fenomena kepindahan massal pemain diaspora ke kompetisi domestik memicu diskusi hangat mengenai masa depan skuad Garuda Timnas Indonesia.
PSSI memberikan respons tegas bahwa performa tim nasional tidak akan mengalami penurunan akibat tren perpindahan tersebut.
Transformasi karier para pemain internasional ini justru dipandang sebagai sinyal positif bagi perkembangan sepak bola tanah air.
Kuncinya terletak pada konsistensi peningkatan standar kompetisi yang saat ini tengah diperjuangkan oleh otoritas terkait.
Saat ini tercatat ada tujuh nama besar yang memutuskan untuk mencicipi atmosfer ketatnya persaingan Liga Super.
Pemain seperti Thom Haye dan Eliano Reijnders kini resmi memulai petualangan baru mereka di lapangan hijau Indonesia.
Selain mereka, nama-nama beken seperti Dion Markx dan Jordi Amat juga telah mengonfirmasi kehadiran mereka di liga.
Shayne Pattynama, Jens Raven, hingga penyerang muda Rafael Struick turut melengkapi daftar pemain yang kembali pulang.
Kehadiran mereka diyakini akan memberikan warna baru dan meningkatkan nilai jual kompetisi di mata internasional.
Baca Juga: Bocoran Orang Dalam PSSI, John Herdman Kantongi Nama-nama Pemain Keturunan Eropa Buat Dipantau
Langkah berani para pemain ini membuktikan bahwa daya tarik liga domestik mulai setara dengan liga luar.
Persib Bandung menjadi tim yang paling agresif dalam memanfaatkan bursa transfer musim ini untuk merekrut pemain kelas dunia.
Klub berjuluk Maung Bandung tersebut sukses mengamankan tanda tangan tiga pilar penting sekaligus untuk memperkuat lini mereka.
Tidak mau kalah, Persija Jakarta juga bergerak cepat dengan mendatangkan bek-bek tangguh berpengalaman internasional.
Dewa United dan Bali United turut andil dalam memeriahkan kompetisi dengan mendatangkan penyerang-penyerang tajam.
Bahkan, kehadiran mantan bintang PSG, Layvin Kurzawa, menjadi bukti nyata bahwa standar liga Indonesia sedang meroket.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman
-
Bocoran Jersey Ketiga Manchester United untuk Musim Depan Picu Perdebatan Panas Fans
-
Bojan Hodak Akui Layvin Kurzawa Harus Penuhi Satu Syarat Sebelum Jadi Andalan Persib Bandung
-
Informasi Lengkap Piala Asia Futsal 2026, Jadwal Hingga Tiket
-
Update Klasemen La Liga: Barcelona Memimpin Tipis Saat Persaingan Empat Besar Semakin Sengit
-
Akui Kurang Pengalaman, Pelatih Timnas Futsal Indonesia Waspadai Kekuatan Raksasa Asia
-
Inter Milan Menggila Libas Pisa 6-2, Nerazzurri Makin Nyaman di Puncak Klasemen Liga Italia
-
Ambisi Besar Korea Selatan Tumbangkan Timnas Futsal Indonesia, Demi Dongkrak Level
-
Roy Keane Ragukan Michael Carrick, Manchester United Butuh Pelatih Lebih Besar