-
Marselino Ferdinan menjalani operasi kaki setelah absen bertanding selama dua bulan terakhir.
-
Cedera hamstring parah membuat Marselino melewatkan turnamen SEA Games 2025 di Thailand.
-
Saat ini Marselino sedang menjalani masa pemulihan intensif pasca-operasi selama lima minggu.
Selain memperlihatkan luka pasca-bedah, Marselino juga membagikan momen-momen kesehariannya selama menjalani proses rehabilitasi fisik.
Ia terlihat mengisi waktu luang dengan bersantai di kediamannya sembari menikmati tayangan televisi untuk mengusir jenuh.
Pemain yang lincah ini juga melakukan aktivitas berenang sebagai bagian dari terapi penguatan otot tanpa beban berat.
Suasana pantai yang tenang menjadi lokasi pilihan Marselino untuk menyegarkan pikiran di sela jadwal pemulihan yang padat.
Meski masih dalam penyembuhan, ia tetap menyempatkan diri berlatih secara terbatas di pusat kebugaran untuk menjaga kebugaran.
Dalam keterangan unggahannya, Marselino memberikan informasi singkat namun sangat padat mengenai perkembangan kondisi tubuhnya saat ini.
"Kumpulan foto setelah lima minggu pasca-operasi," tulis Marselino.
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa tindakan operasi kemungkinan besar dilakukan pada pekan terakhir di bulan Desember 2025.
Momen tersebut bertepatan dengan masa jeda kompetisi dan libur perayaan Natal di kawasan Eropa Timur.
Baca Juga: Pemprov DKI Tingkatkan Modifikasi Cuaca Hingga Tiga Kali Sehari, Termasuk ke Wilayah Penyangga
Hingga kini, dukungan terus mengalir dari netizen yang mengharapkan kesembuhan total bagi talenta muda tersebut.
Musim ini merupakan babak baru bagi Marselino yang berstatus sebagai pemain pinjaman dari klub Inggris, Oxford United.
Ia dikirim ke AS Trencin dengan harapan bisa mendapatkan jam terbang lebih banyak di kasta tertinggi Slovakia.
Sayangnya, kendala fisik yang dialami membuat kontribusi nyata di lapangan hijau menjadi sangat terbatas bagi timnya.
Berdasarkan data statistik, ia baru mencatatkan total durasi bermain selama 64 menit dari tiga pertandingan saja.
Selama waktu singkat di lapangan itu, ia juga tercatat sudah mengantongi satu kartu kuning dari wasit.
Permasalahan kesehatan Marselino sebenarnya sudah mulai terdeteksi sejak periode akhir tahun sebelumnya saat membela tim nasional.
Kondisi fisik yang belum mencapai level optimal membuatnya dicoret dari skuad senior untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Momen krusial di putaran keempat zona Asia pada Oktober 2025 tersebut terpaksa dilaluinya hanya sebagai penonton setia.
Tim kepelatihan saat itu menilai sang pemain tidak dalam kondisi siap tempur untuk menghadapi lawan-lawan tangguh.
Kini fokus utama Marselino adalah menyelesaikan seluruh tahapan rehabilitasi agar bisa segera kembali mengenakan sepatu bola.
Dunia sepak bola tanah air kini menanti kembalinya sentuhan magis dari kaki Marselino di tengah lapangan hijau.
Proses pemulihan pasca-operasi yang sudah berjalan lima minggu memberikan sinyal positif bagi perkembangan kesembuhannya secara menyeluruh.
Meskipun harus bersabar, kembalinya Marselino diprediksi akan menjadi tambahan kekuatan signifikan bagi AS Trencin dan Timnas.
Perjalanan panjang di Eropa menuntut ketahanan fisik yang luar biasa untuk bisa bersaing dengan pemain mancanegara lainnya.
Kita berharap Marselino bisa segera pulih dan membuktikan kembali kualitasnya sebagai salah satu gelandang terbaik Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas