-
Indonesia memuncaki Grup A Piala Asia Futsal 2026 setelah melibas Korea Selatan 5-0.
-
Pelatih Hector Souto memuji efektivitas strategi bola mati dan agresivitas serangan balik timnya.
-
Dukungan penuh suporter di Indonesia Arena sangat dibutuhkan saat skuad Garuda melawan Kirgistan.
"Dan sekarang hanya memikirkan pertandingan berikutnya, tidak ada kata berhenti dalam kompetisi ini," ucap Souto yang mempersembahkan medali emas SEA Games 2025 itu.
Timnas Futsal Indonesia dijadwalkan menghadapi Kirgistan pada Kamis (29/1/2026) di venue yang sama. Kemenangan di laga tersebut akan memastikan langkah Indonesia ke perempat final Piala Asia Futsal 2026.
Souto pun berharap dukungan penuh publik tuan rumah kembali membanjiri Indonesia Arena, mengingat kondisi fisik pemain yang terkuras setelah laga berat kontra Korea Selatan.
"Dan jika kita membuat Indonesia Arena penuh, itu akan sangat baik bagi kami karena setelah pertandingan ini para pemain sangat lelah, sangat-sangat lelah," ungkap Souto.
Antusiasme bermain di hadapan publik sendiri disebutnya menjadi energi tambahan bagi skuad Garuda.
"Kami bisa merasakannya karena tentu saja mereka ingin menunjukkan yang terbaik di Indonesia Arena kepada masyarakat Indonesia," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123