- Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menuntut timnya tampil dominan demi mengamankan posisi delapan besar Liga Champions.
- Inter saat ini berada di posisi 14 klasemen, tertekan tiga kekalahan beruntun setelah sempat meraih empat kemenangan awal.
- Inter akan menghadapi Borussia Dortmund di Westfalenstadion tanpa diperkuat Nicolo Barella karena cedera otot.
Suara.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menegaskan timnya wajib tampil dominan saat menghadapi Borussia Dortmund dalam laga terakhir fase liga Liga Champions.
Target utama Inter jelas, meraih kemenangan besar demi mengamankan posisi delapan besar dan tiket otomatis ke babak 16 besar.
Inter saat ini berada di posisi ke-14 klasemen sementara format baru Liga Champions dengan 36 tim, hanya terpaut satu poin dari zona delapan besar.
Situasi ini membuat laga tandang ke Westfalenstadion menjadi penentuan hidup-mati bagi Nerazzurri.
Tekanan semakin besar karena Inter sedang dalam tren buruk di Eropa. Mereka telah menelan tiga kekalahan beruntun di Liga Champions, masing-masing dari Atletico Madrid, Liverpool, dan Arsenal.
Padahal sebelumnya, Inter tampil impresif dengan empat kemenangan beruntun di awal fase liga.
“Seperti biasa, mentalitas kami tetap sama: masuk lapangan untuk menang dan tampil dominan. Setelah peluit akhir, baru kita lihat posisi kami di klasemen,” ujar Chivu kepada Sky Sport Italia.
“Borussia Dortmund punya tradisi kuat di Eropa dan sangat sulit dikalahkan di stadion ini. Tapi kami akan melakukan yang terbaik untuk membawa pulang hasil yang kami butuhkan.”
Secara statistik, tugas Inter memang tidak mudah. Dortmund hanya sekali kalah dalam 21 laga kandang terakhir mereka di Liga Champions.
Baca Juga: Bayern Munich Tak Mau Lembek Lawan PSV, Vincent Kompany Janjikan Permainan Tensi Tinggi
Namun, rekor pertemuan kedua tim relatif seimbang.
Dari enam pertemuan di kompetisi Eropa, Inter meraih tiga kemenangan, Dortmund dua kemenangan, dan satu laga berakhir imbang.
Pertemuan mereka di Jerman juga selalu berlangsung terbuka dengan rata-rata lebih dari empat gol per pertandingan.
Chivu mengakui bahwa Liga Champions menjadi tantangan berbeda dibanding Serie A, di mana Inter saat ini memimpin klasemen domestik.
“Ini kompetisi yang berbeda dengan Serie A. Awalnya kami tampil di atas ekspektasi, tapi kemudian kami mempersulit diri sendiri. Sekarang situasinya tidak ideal,” katanya.
“Kami ingin menampilkan performa besar dan mendapatkan kembali hasil yang hilang dalam beberapa laga terakhir.”
Dari sisi skuad, Inter datang ke Dortmund tanpa Nicolo Barella yang mengalami cedera otot dan tidak ikut dalam rombongan tim.
Sementara itu, Lautaro Martinez berpotensi memulai laga dari bangku cadangan. Selain hanya satu kartu dari sanksi, kondisi fisik sang striker juga menjadi pertimbangan utama.
“Kami bermain terlalu sering untuk membuat perhitungan seperti itu. Kami akan memilih susunan pemain terbaik. Apakah Lautaro akan jadi starter? Saya belum tahu,” kata Chivu.
Berita Terkait
-
Bayern Munich Tak Mau Lembek Lawan PSV, Vincent Kompany Janjikan Permainan Tensi Tinggi
-
Eks Bek Arsenal Mengaku Hampir Gabung Inter Milan Nama Erick Thohir Sampai Terseret
-
Jelang Napoli vs Chelsea, Antonio Conte Puji Setinggi Langit Taktik Bola Mati Arsenal
-
Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou
-
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Bayern Munich: Misi Bangkit Die Roten
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim