-
Barcelona mempertahankan rekor tak terkalahkan melawan klub Denmark dalam delapan laga terakhir di kompetisi UEFA.
-
Fermin Lopez menjadi pemain Spanyol paling produktif di Liga Champions musim ini dengan lima gol.
-
Copenhagen mengincar kemenangan ke-50 di kompetisi Eropa setelah sebelumnya berhasil mengalahkan tim Spanyol, Villarreal.
Suara.com - Stadion Camp Nou bersiap menjadi saksi bisu pertarungan krusial pada penutupan fase liga kompetisi paling bergengsi Eropa, Liga Champions.
Raksasa Spanyol, Barcelona, dijadwalkan meladeni tantangan FC Copenhagen dengan modal sejarah yang sangat berpihak pada mereka.
Hingga saat ini, tim asal Catalan tersebut memegang rapor yang nyaris sempurna setiap kali bertemu dengan klub asal Denmark.
Statistik menunjukkan bahwa Barcelona belum tersentuh kekalahan dalam delapan perjumpaan terakhir mereka melawan perwakilan dari negara tersebut.
Dari rangkaian pertandingan tersebut, mereka sukses mengemas enam kemenangan serta dua hasil imbang yang sangat solid.
Ketangguhan lini belakang Barcelona juga teruji dengan hanya membiarkan gawang mereka bobol sebanyak dua kali saja.
Rekam jejak pertemuan spesifik dengan Copenhagen terjadi pada musim 2010/11 saat mereka menang di rumah dan imbang di tandang.
Efektivitas serangan Barcelona juga menjadi momok menakutkan bagi setiap lawan yang datang berkunjung ke markas besar mereka.
Mereka tercatat konsisten membobol gawang lawan dalam 26 dari 27 laga terbaru yang dilakoni pada ajang Liga Champions.
Baca Juga: Prediksi Skor Borussia Dortmund vs Inter Milan: Duel Penentuan Zona 8 Besar
Menariknya lagi, tidak ada satu pun dari 42 pertandingan terakhir Barcelona di level Eropa yang berakhir dengan skor kacamata.
Fermin Lopez muncul sebagai sosok sentral yang paling diwaspadai karena performa individunya yang sedang berada di puncak karir.
Pemain muda ini telah mengoleksi lima gol sepanjang musim ini, menjadikannya pemain Spanyol paling subur di turnamen tersebut.
Statistik ini mempertegas bahwa serangan tuan rumah sangat bervariasi dan sulit diprediksi oleh koordinasi pertahanan lawan mana pun.
Di sisi lain, Copenhagen mendarat di Spanyol dengan membawa ambisi besar untuk merusak dominasi panjang milik tuan rumah.
Klub asal Denmark ini memiliki peluang emas untuk menorehkan tinta emas sebagai tim pertama dari negaranya yang meraih 50 kemenangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pernah Ditemui Indra Sjafri, Winger Keturunan Indonesia Teken Kontrak di FC Twente
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Persib Puncaki Klasemen, Bojan Hodak Santai Hadapi Tekanan Borneo FC
-
Ole Romeny Bantah Isu Patah Kaki, Bisa Gabung ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli
-
Eks Asisten Shin Tae-yong Bongkar Alasan Elkan Baggott Sempat Hilang dari Timnas Indonesia
-
Ukir Sejarah! Kevin Diks Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Jabat Ban Kapten di Bundesliga Jerman
-
HOAX Kabar Ole Romeny Patah Kaki, Sehat Bugar Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Marc Kok: Persib Takkan Mudah Bungkam Borneo FC di Samarinda
-
PSSI Akui Sedang Naturalisasi Pemain Keturunan, Siapa Dia?