-
Maarten Paes resmi pindah dari FC Dallas ke Ajax Amsterdam dengan nilai Rp20 miliar.
-
Kontrak jangka panjang hingga 2029 diberikan Ajax untuk menjamin masa depan posisi penjaga gawang.
-
Jordi Cruyff dan Denny Landzaat menjadi sosok kunci yang merekomendasikan kemampuan Maarten Paes.
Di sisi lain Jordi juga masih memiliki keterikatan sebagai penasihat teknis untuk skuat Garuda meski masa depannya belum diputuskan.
Sementara itu Denny Landzaat kini memegang jabatan strategis sebagai asisten pelatih untuk nakhoda sementara Ajax Fred Grim.
Landzaat sendiri bukan orang asing bagi publik sepak bola Indonesia karena pernah menjadi asisten Patrick Kluivert di timnas.
Kesamaan latar belakang kerja di level internasional membuat kedua tokoh ini sangat meyakini kapasitas teknis Maarten Paes.
"Di tim nasional Indonesia, Paes telah bekerja langsung dengan Jordi Cruijff yang kini menjabat sebagai direktur teknik Ajax, serta Denny Landzaat yang menjadi asisten pelatih kepala Fred Grim," ujar media Belanda, De Teleegraf.
Kedua sosok ahli taktik tersebut memberikan testimoni positif mengenai etos kerja dan kemampuan refleks yang dimiliki Paes.
"Keduanya memberikan penilaian positif terhadap kedatangan Paes ke Ajax," imbuhnya.
Manajemen Ajax menilai perekrutan ini merupakan sebuah langkah darurat yang bersifat strategis untuk masa depan klub.
Hal ini dikarenakan status Viteszlav Jaros di Johan Cruyff Arena hanya sebagai pemain pinjaman dari Liverpool.
Baca Juga: 1 Detik Gabung Ajax Amsterdam, Maarten Paes Geser Kiper Liverpool
Kondisi lain yang memaksa Ajax mencari kiper baru adalah faktor usia penjaga gawang utama mereka saat ini.
Remko Pasveer kini telah menyentuh usia 42 tahun yang secara fisik tentu sudah berada di pengujung karier.
Dengan mendatangkan Paes Ajax memiliki jaminan keamanan di bawah mistar untuk empat hingga lima tahun ke depan.
Pengalaman Paes di MLS dianggap cukup matang untuk memberikan tekanan kompetisi yang sehat di ruang ganti pemain.
Publik Indonesia kini menanti aksi gemilang kiper mereka dalam mengawal gawang salah satu klub tersukses di Eropa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti