- Juwensley Onstein, calon bek Barcelona, secara tegas membantah memiliki garis keturunan Indonesia saat ini.
- Sebuah akun Instagram sebelumnya menyebut Onstein mengakui keturunan Indonesia pada Januari 2025 melalui DM.
- Onstein membahas latar belakang keluarga di media Belanda, namun hanya menyinggung tentang diasuh keluarga angkat.
Suara.com - Calon bek Barcelona, Juwensley Onstein membantah bahwa dirinya memiliki garis keturunan Indonesia. Ostein menyebut bahwa dirinya tak memiliki darah Indonesia.
Pernyataan itu ia sampaikan di tengah proses kepindahan dirinya ke Barcelona dan KRC Genk. Informasi ini disampaikan oleh akun Instagram @pemain_keturunan.
Menurut akun tersebut yang menghubungi Onstein via DM menyebut bahwa sang pemain mentah-mentah mengakui bahwa ia memiliki garis keturunan Indonesia.
Menariknya, perihal garis keturunan Indonesia itu disampaikan sendiri oleh Onstein pada 21 Januari 2025, sebelum ia digadang-gadang saat ini akan bergabung ke Barcelona.
Saat itu ia meminta admin akun @pemain_keturunan untuk mengunggah profilnya dan mengiyakan saat ditanya apakah dirinya memiliki garis keturunan Indonesia.
Lantas apakah benar Onstein tidak memiliki garis keturunan Indonesia?
Pada wawancara dengan salah satu media Belanda, HBVL tertanggal 5 Maret 2024, Onstein sempat menyinggung soal latar belakang keluarganya.
Namun ia tidak spesifik membahas perihal garis keturunan Indonesia. Onstein hanya menyebut bahwa ia sempat diasuh oleh keluarga angkat.
"Saya sempat tinggal di keluarga asuh, tetapi itu tidak cocok bagi saya. Saya lebih suka dekat dengan orang tua.” kata Onstein.
Baca Juga: Selangkah Lagi ke Barcelona, Juwensley Onstein Bisa Dibujuk John Herdman Bela Timnas Indonesia?
Onstein menjelaskan bahwa ia lahir dan besar di Arnhem. Saat menempuh pendidikan di akademi Ajax, ia pun diasuh oleh keluarga angkat.
Masih dari sumber yang sama, dikatakan oleh Onstein bahwa keluarganya kemudian yang menyarankan ia pindah dari akademi Ajax ke Genk.
“Genk datang dengan sebuah proyek yang menunjukkan bahwa mereka percaya pada saya. Itu yang menentukan pilihan saya. Ada beberapa faktor di dalamnya. Orang tua saya ikut pindah ke Belgia, kami tinggal di Opglabbeek. Itu salah satunya.” ujarnya.
Disampaikan oleh Onstein bahwa keputusannya untuk pindah ke Genk karena tak mau berlama-lama berada di akademi Ajax.
"Di Ajax, sekarang dan kemungkinan beberapa tahun ke depan, saya masih akan berlatih dan bermain di tim junior,"
"Di KRC Genk, sejak hari pertama saya langsung mendapat kesempatan berlatih di level profesional bersama Jong Genk, dan sejak Tahun Baru juga sudah bisa bermain di sepak bola profesional di Challenger Pro League. Itu menjadi keunggulan besar untuk menarik pemain muda.” jelasnya.
Berita Terkait
-
Selangkah Lagi ke Barcelona, Juwensley Onstein Bisa Dibujuk John Herdman Bela Timnas Indonesia?
-
Dua Pemain Kunci Barcelona Absen Lawan Eks Klub Kevin Diks, Fermin Lopez Jadi Tumpuan
-
Dulu Ngaku Punya Darah Indonesia, Juwensley Onstein Ralat Kata-katanya usai Gabung Barcelona
-
Darah Medan di Camp Nou: Juwensley Onstein Resmi Jalani Tes Medis di Barcelona
-
Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras
-
Antrean iPhone Tidak Bisa Menjadi Ukuran Kesejahteraan Indonesia
-
3 Poin Harga Mati! Jordi Amat: Timnas Indonesia Wajib Libas Timor Leste
-
Isu Gaji Manajer KDMP Capai Rp16 Juta Sebulan, dari Mana Sumbernya?
-
4 Shio yang Hoki dan Bahagia 31 Juli 2026, Masa Sulit Berakhir Mulai Hari Ini
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Bukan Hanya Cetak Banyak Gol tapi...
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste Sore Ini: Tim Garuda Diterpa Kabar Buruk
-
Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang
-
Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal
-
Ulat Sagu hingga Hutan Belantara: 5 Alasan Serial Petualangan Ini Wajib Ditonton Sebelum ke Malaysia