- Pelatih Benfica, Jose Mourinho, mengklaim Real Madrid tetap kandidat utama Liga Champions meski Benfica menang 4-2.
- Kemenangan dramatis di Estádio da Luz, Rabu (29/1/2026), memastikan Benfica lolos ke babak play-off Liga Champions.
- Mourinho mengakui perayaan gol emosionalnya dipahami pelatih Madrid saat ini, Alvaro Arbeloa, sebagai bagian dari emosi laga.
Suara.com - Pelatih Benfica, Jose Mourinho, tetap menyebut Real Madrid sebagai kandidat kuat juara Liga Champions, meskipun timnya baru saja mengalahkan Los Blancos dengan skor 4-2 pada laga fase liga Liga Champions, Rabu (29/1/2026) dini hari WIB.
Kemenangan dramatis di Estádio da Luz itu memastikan Benfica lolos ke babak play-off Liga Champions, sekaligus menjadi momen emosional bagi Mourinho yang mengalahkan mantan klub yang pernah ia tangani.
Dalam pernyataannya kepada Diario AS, Mourinho menegaskan bahwa kemenangan Benfica memang pantas diraih, namun tidak mengubah status Real Madrid sebagai kandidat utama juara Eropa.
“Saya pikir kemenangan ini sangat pantas. Kylian (Mbappé) punya dua peluang dan itu jadi dua gol. Tapi bagi Benfica, mengalahkan Real Madrid adalah prestasi luar biasa. Ini soal gengsi, sejarah, dan kebanggaan klub,” ujar Mourinho.
Mourinho juga mengakui bahwa dirinya merayakan gol keempat Benfica di menit ke-98 dengan penuh emosi, meski itu terjadi saat melawan Real Madrid.
Namun, ia menyebut pelatih Madrid saat ini, Alvaro Arbeloa, memahami situasi tersebut.
“Saya memang merayakannya. Tapi Álvaro adalah orang sepak bola. Di momen seperti itu, kamu lupa siapa yang ada di bangku lawan, lupa siapa saja yang ada di sana. Itu emosi murni. Dan dia bilang ke saya untuk tidak khawatir,” kata Mourinho.
Di babak play-off, Benfica berpotensi kembali menghadapi Real Madrid atau Inter Milan. Mourinho menanggapi kemungkinan tersebut dengan penuh respek.
“Saya suka pergi ke Madrid, saya juga suka pergi ke Milan. Bertemu teman selalu menyenangkan. Real Madrid dan Inter adalah tim yang bisa menjuarai Liga Champions. Kami? Paling jauh, kami bisa melakukan sesuatu yang luar biasa seperti hari ini.”
Baca Juga: Kritik Terbuka Kylian Mbappe: Real Madrid Gak Punya Mental Juara, Main Gak Konsisten!
Meski bangga dengan pencapaian Benfica, Mourinho tetap realistis dengan posisi timnya di Eropa.
“Real Madrid dan Inter adalah kandidat besar juara. Kami bukan. Tapi kami selalu bersaing. Kami kalah dari Chelsea tapi kami bertarung. Kalah dari Juventus, tapi kami bertarung. Kami mengalahkan Real Madrid. Dalam dua leg itu lebih sulit menang, tapi sepak bola adalah sepak bola,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa Benfica sedang dalam proses membangun tim secara kolektif.
“Kami sedang membangun tim, bukan individu. Kami akan terus mencoba melakukan apa yang sedang kami lakukan sekarang.”
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Kritik Terbuka Kylian Mbappe: Real Madrid Gak Punya Mental Juara, Main Gak Konsisten!
-
Legenda Liverpool Murka dengan Ocehan Arne Slot soal Liga Champions
-
Kai Havertz Comeback dan Langsung Cetak Gol, Viktor Gyokeres Tergusur dari Starting XI Arsenal?
-
Conte Sindir Chelsea Usai Napoli Tersingkir dari Liga Champions: Perbedaan Uang Kami Terlalu Jauh
-
Viral! Setelah Kebanjiran, Camp Nou Jadi Sarang Tikus, Stadion Barcelona Jadi Olok-olok
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Kiper Terbaik Super League Dicuekin John Herdman, Sumardji Beri Penjelasan
-
Fabio Lefundes: Menurut Kalian, Apakah Persib Bandung Punya Kualitas yang Buruk?
-
Profil Simon Grayson, Asisten Pelatih Timnas Indonesia yang Baru
-
Pelatih Borneo FC Akui Harus Peras Keringat Lebih Demi Kalahkan Persib Bandung
-
Borneo FC vs Persib, Federico Barba Antisipasi Juan Villa dan Mariano Peralta
-
Kondisi Terkini Ole Romeny Usai Dibilang Cedera Parah, Sumardji Sudah Tanya Langsung
-
Elkan Baggott Dipanggil Lagi ke Timnas Indonesia, Sumardji Bongkar Alasan John Herdman
-
Persib Bandung Tanpa Thom Haye saat Hadapi Borneo FC, Bojan Hodak Buka Suara
-
Bojan Hodak Ungkap Dua Pemain Borneo FC yang Perlu Diwaspadai
-
Ryo Matsumura Bersinar, Bhayangkara FC Siap Permanenkan dari Persija Jakarta