- Persik Kediri menjamu Bali United pada pekan ke-19 BRI Super League di Stadion Brawijaya, Jumat (30/1).
- Panpel Persik menerapkan tiket gelang sebagai upaya mencegah pemalsuan tiket pertandingan krusial tersebut.
- Bali United mengincar kemenangan untuk perbaikan posisi klasemen setelah hasil kurang stabil sebelumnya.
Suara.com - Pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 bakal mempertemukan Persik Kediri vs Bali United di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (30/1) sore.
Tim tamu datang dengan motivasi tinggi setelah pada pekan sebelumnya harus puas bermain imbang melawan Semen Padang FC (3-3).
Sementara tuan rumah Persik Kediri sedang berada dalam kondisi tidak cukup bagus. Persik dalam tiga pertandingan terakhir tanpa mampu meraih kemenangan.
Di dua laga terakhir, Persik bahkan barus telan pil pahit karena kalah dari Arema FC (2-1) dan Malut United (4-0).
Di kondisi tim tamu seperti itu, pelatih Bali United, Johnny Jansen menegaskan kesiapan tim jelang laga tandang ini. Termasuk beberapa pemain yang sudah terbebas dari hukuman.
"Kami datang ke sini (Kediri) dengan harapan besar ingin bertanding dengan maksimal dan meraih tiga poin kemenangan," kata pelatih asal Belanda itu.
Berikut 3 fakta menarik duel panas antara Persik Kediri vs Bali United pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026
1. Persik Terapkan Tiket Gelang
Di luar taktik dan ambisi kedua tim, ada satu fakta menarik laga Persik Kediri vs Bali United.
Baca Juga: Rio Fahmi Kirim Psywar, Persija Ogah Pulang dari Markas Persita Tanpa Poin
Panpel Persik Kediri mengambil langkah tak biasa dalam laga ini dengan menggunakan tiket berbentuk gelang untuk menonton pertandingan.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah pemalsuan tiket dan mempermudah pengawasan masuknya penonton ke Stadion Brawijaya Kota Kediri.
2. Lini Belakang Persik Keropos
Macan Putih datang ke laga pekan ke-19 setelah kebobolan 12 gol hanya dalam 4 pertandingan terakhir, termasuk kekalahan telak 0-4 dari Malut United pekan sebelumnya.
Statistik ini menjadi sorotan jelang duel melawan Bali United, yang dikenal memiliki agresivitas serangan tinggi.
Persik Kediri mau tak mau harus fokus melakukan pembenahan pertahanan supaya tidak mudah dibobol kembali.
Berita Terkait
-
Rio Fahmi Kirim Psywar, Persija Ogah Pulang dari Markas Persita Tanpa Poin
-
Bojan Hodak Ingatkan Pemain Persib Tak Anggap Enteng Persis Solo
-
Siapa Roman Paparyga? Mantan Striker Meteor yang Didatangkan Persis Solo
-
Bikin John Herdman Kepincut, Apa Kelebihan Bali United Training Center?
-
Eliano Reijnders Tak Sabar Main Bareng Layvin Kurzawa
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026