- Real Madrid mempertimbangkan Unai Emery sebagai pelatih baru karena performa tim musim ini yang mengecewakan.
- Emery dianggap cocok sebab memiliki rekam jejak empat gelar Europa League menunjukkan keahlian Eropa.
- Ketegasan dan fleksibilitas Emery dalam manajemen ruang ganti klub berbeda dinilai penting untuk Madrid.
Suara.com - Real Madrid mulai serius menyiapkan perubahan besar menyusul performa yang jauh dari harapan pada musim ini.
Dilansir dari Marca, salah satu langkah yang tengah dipertimbangkan adalah menunjuk pelatih baru, dengan Unai Emery disebut sebagai kandidat terkuat.
Ada setidaknya tiga alasan yang membuat pelatih asal Spanyol itu dinilai cocok menangani Los Blancos.
1. Rekam Jejak Prestasi di Kompetisi Eropa
Unai Emery dikenal sebagai salah satu pelatih paling sukses di kompetisi Eropa. Ia telah mengoleksi empat gelar UEFA Europa League, sebuah pencapaian yang menunjukkan kemampuannya mengelola tim dalam situasi tekanan tinggi, khususnya pada fase gugur.
Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah bagi Real Madrid, klub yang memiliki DNA kuat di kompetisi Eropa dan menuntut hasil instan di setiap musimnya.
2. Ketegasan dalam Mengelola Ruang Ganti
Salah satu masalah yang disorot di Real Madrid musim ini adalah kondisi ruang ganti yang dinilai kurang solid, dengan munculnya ego pemain dan lemahnya kontrol internal. Emery dikenal sebagai pelatih dengan disiplin tinggi dan tidak ragu bersikap tegas terhadap pemain.
Pendekatan tersebut dianggap mampu menghadirkan kembali keseimbangan dan profesionalisme di dalam tim, sesuatu yang sangat dibutuhkan Real Madrid untuk memulihkan stabilitas permainan.
Baca Juga: Sundulan Maut Robek Gawang Real Madrid, Anatoliy Trubin: Tiba-tiba Saya Disuruh Maju
3. Fleksibel dan Terbukti di Berbagai Level Klub
Emery memiliki pengalaman melatih klub dengan karakter berbeda. Ia sukses membawa tim dengan sumber daya terbatas seperti Sevilla, Villarreal, dan Aston Villa bersaing di level atas, sekaligus menangani klub besar seperti Paris Saint-Germain dan Arsenal.
Kemampuan beradaptasi dengan berbagai situasi ini menjadi modal penting untuk menangani Real Madrid, yang menuntut konsistensi hasil sekaligus pengelolaan pemain bintang.
Dengan kombinasi prestasi, ketegasan, dan fleksibilitas, Unai Emery dinilai memiliki profil yang sesuai untuk memimpin Real Madrid memasuki fase baru. Penunjukannya bisa menjadi sinyal perubahan arah sekaligus upaya serius klub untuk kembali ke jalur kompetitif.
Berita Terkait
-
Sundulan Maut Robek Gawang Real Madrid, Anatoliy Trubin: Tiba-tiba Saya Disuruh Maju
-
Deretan Fakta Menarik Matchday Terliar Liga Champions 2025/2026 Tadi Malam
-
Real Madrid Gagal Lolos Langsung Liga Champions, Mbappe Sebut Permainan El Real Sangat Memalukan
-
Deretan Fakta Menarik Klub Kota Nelayan Bodo/Glimt, Berpotensi Hadapi Real Madrid di Babak Playoff
-
Guardiola Kirim Pesan Terima Kasih ke Mourinho usai Jebloskan Real Madrid ke Playoff Liga Champions
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
Terkini
-
Simon Greyson Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Media Inggris Kasih Respon Mengejutkan
-
Jordi Amat Kasih Kode ke John Herdman, Pemain Versatile Makin Banyak di Timnas Indonesia
-
4 Pemain Timnas dengan Caps Terbanyak Jelang FIFA Series 2026, Rizky Ridho Teratas
-
Jordi Amat Tak Sabar Pakai Jersey Baru Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Persija Buang Kemenangan di JIS, Pelatih Brasil Terpukul dan Siap Bangkit Lawan Bhayangkara FC
-
Mauricio Souza Ngeyel Persija Tampil Bagus, Padahal Tak Bisa Kalahkan Dewa United
-
Skuad Bulgaria untuk FIFA Series 2026 Diumumkan, Ada Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia
-
Bawa Modal Agregat 5-2 ke Markas Chelsea, Luis Enrique Haramkan Pemain PSG Santai
-
Arsenal vs Bayer Leverkusen: Comeback Trossard Bawa Angin Segar, Odegaard dan Timber Menepi
-
Malam Berat Emil Audero saat Cremonese Dibantai 1-4 oleh Fiorentina