- Penjaga gawang Benfica, Anatoliy Trubin, mencetak gol sundulan penentu di menit akhir melawan Real Madrid.
- Gol dramatis tersebut mengamankan kemenangan 3-2 dan tiket *play-off* Liga Champions bagi Benfica.
- Momen bersejarah ini terjadi di Estadio da Luz dan menyingkirkan tim Marseille dari zona lolos.
Suara.com - Anatoliy Trubin, penjaga gawang Benfica, mencetak gol dramatis di menit-menit terakhir untuk mengantarkan tim asuhan Jose Mourinho menumbangkan Real Madrid dan lolos ke babak play-off Liga Champions 2025/2026.
Bagi Mourinho, yang telah melalui karier panjang penuh drama dan trofi, momen ini menjadi salah satu yang paling ikonik.
Mengalahkan Real Madrid, juara Eropa 15 kali, ternyata belum cukup bagi Benfica. Saat injury time, mereka unggul 3-2, tetapi secara klasemen masih terancam tersingkir dari kompetisi.
Pada detik-detik terakhir pertandingan, Benfica mendapat tendangan bebas.
Dalam situasi krusial itu, Anatoliy Trubin diberi izin maju ke kotak penalti Real Madrid. Beberapa detik kemudian, stadion meledak.
Trubin menyambut bola dengan sundulan keras dan mencetak gol penentu. Estadio da Luz langsung berubah menjadi lautan euforia.
Gol tersebut mengunci kemenangan Benfica dan memastikan mereka merebut tiket play-off Liga Champions, sekaligus menyingkirkan Marseille dari zona lolos.
“Gol fantastis, gol bersejarah, gol yang hampir meruntuhkan stadion. Dan saya pikir, itu sangat pantas untuk kami,” ujar Mourinho dilansir dari BBC.
“Bagi Benfica, ini adalah kehormatan besar bisa mengalahkan Real Madrid.”
Baca Juga: Dominasi Inggris di Liga Champions: 5 Tim Premier League Lolos, Juara Bertahan Lalui Playoff
Sementara Trubin mengaku tidak sepenuhnya memahami situasi klasemen saat itu.
Beberapa menit sebelum golnya, ia bahkan sempat berusaha mengulur waktu setelah menangkap bola, tanpa tahu bahwa Benfica masih dalam posisi tersingkir berdasarkan selisih gol.
“Sebelumnya saya tidak mengerti apa yang kami butuhkan,” kata Trubin.
“Saya melihat semua orang menunjuk ke arah saya, lalu saya maju. Saya sadar, kami butuh satu gol lagi.”
“Saya tidak tahu harus berkata apa. Ini momen gila. Saya tidak terbiasa mencetak gol. Ini pengalaman yang benar-benar baru bagi saya. Saya baru 24 tahun, dan ini gol pertama saya,” lanjutnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Dominasi Inggris di Liga Champions: 5 Tim Premier League Lolos, Juara Bertahan Lalui Playoff
-
Deretan Fakta Menarik Matchday Terliar Liga Champions 2025/2026 Tadi Malam
-
Anomali Raksasa Eropa, 3 Raja Tersingkir Memalukan dari Persaingan Babak 16 Besar Liga Champions
-
Deretan Fakta Menarik Klub Kota Nelayan Bodo/Glimt, Berpotensi Hadapi Real Madrid di Babak Playoff
-
Guardiola Kirim Pesan Terima Kasih ke Mourinho usai Jebloskan Real Madrid ke Playoff Liga Champions
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Pep Guardiola Cetak Sejarah usai Man City Gilas Galatasaray, Apa Itu?
-
3 Pemain Timnas Indonesia Cedera Jelang Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Dominasi Inggris di Liga Champions: 5 Tim Premier League Lolos, Juara Bertahan Lalui Playoff
-
Tak Ada Perlakuan Istimewa, Bojan Hodak Peringatkan Layvin Kurzawa
-
Kondisi Terkini Asnawi Mangkualam, Cedera Parah Hingga Harus Operasi
-
Deretan Fakta Menarik Matchday Terliar Liga Champions 2025/2026 Tadi Malam
-
Jejak 6 Pemain Keturunan Indonesia di Ajax Amsterdam Sebelum Maarten Paes
-
Tanpa Kurzawa dan Dion Markx, Andrew Jung Siap Jadi Tumpuan Persib di Stadion Manahan
-
Bukan Cuma Soal Postur, Ini Alasan Teknis Bojan Hodak Rekrut Dion Markx
-
Kualitas Maarten Paes Diremehkan, Disebut Tak Bakal Jadi Kiper Nomor Satu Ajax