-
Leo Wallin Wennerholm adalah bek muda Brommapojkarna Swedia yang memiliki keturunan Jakarta.
-
Sepanjang 2024, Leo meraih dua gelar juara dan mencetak lima gol sebagai bek.
-
Potensi Leo layak dipantau John Herdman untuk memperkuat kedalaman lini belakang Indonesia.
Suara.com - Dunia sepak bola Indonesia kembali dikejutkan dengan kemunculan talenta pemain keturunan Indonesia muda berbakat yang berkarier di Liga Eropa.
Sosok bernama Leo Wallin Wennerholm kini mulai menarik perhatian publik pecinta bola karena memiliki ikatan darah dengan Indonesia.
Pemain ini tumbuh dalam sistem pendidikan sepak bola Swedia yang dikenal sangat kompetitif dan disiplin.
Namanya mencuat seiring dengan kebutuhan Skuad Garuda akan pelapis pertahanan yang tangguh di level internasional.
Kehadirannya diprediksi mampu memberikan dimensi baru bagi kedalaman lini belakang tim nasional di masa depan.
Profil dan Keunggulan Bek Modern
Leo Wennerholm sendiri saat ini tercatat sebagai bagian dari akademi sepak bola ternama, Brommapojkarna U-14.
Klub tersebut memiliki reputasi besar di Swedia sebagai pabrik yang memproduksi pemain-pemain elite di liga domestik.
Lahir pada 5 Maret 2010, pemuda ini sudah memiliki atribut fisik yang sangat mumpuni untuk ukuran usianya.
Baca Juga: Pengakuan Pemain Berdarah Medan: Berpeluang Bela 3 Negara, Timnas Indonesia Cukup Tertarik
Dengan tinggi badan mencapai 170 cm dan berat 65 kg, ia menempati posisi strategis sebagai bek tengah.
Kaki kanannya yang dominan dipadukan dengan kemampuan membaca alur serangan lawan secara cermat dan disiplin.
Darah Jakarta di Jantung Swedia
Akar keturunan Indonesia yang dimiliki Leo berasal langsung dari sang ibu yang merupakan kelahiran Jakarta.
Sang ibu diketahui pindah dan diadopsi ke Swedia sejak usianya baru menginjak tiga minggu setelah lahir.
Latar belakang keluarga ini menempatkan Leo dalam daftar panjang pemain diaspora yang potensial membela Merah Putih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur