- Dzikry Lazuardi, analis Persija Jakarta, dipastikan bergabung menjadi analis Timnas Indonesia di bawah John Herdman.
- Kepastian ini terungkap setelah Dzikry menyampaikan salam perpisahan resmi kepada Persija pada Minggu (1/2/2026).
- Dzikry meninggalkan Persija di tengah musim Super League karena menerima kehormatan panggilan negara untuk Timnas.
Suara.com - Struktur tim kepelatihan baru Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman perlahan mulai terkuak.
Sebuah posisi krusial, yakni analis tim kini telah terisi oleh sosok yang bukan kaleng-kaleng.
Adalah Dzikry Lazuardi yang selama ini menjabat sebagai Head of Analyst Persija Jakarta, yang dipastikan akan menjadi bagian dari staf pelatih Skuad Garuda.
Kabar ini terkonfirmasi setelah Dzikry secara resmi menyampaikan salam perpisahan emosional kepada para pemain dan ofisial Macan Kemayoran.
Dalam sebuah video yang diunggah kanal YouTube Persija pada Minggu (1/2/2026), Dzikry mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan klub ibu kota di tengah berjalannya musim Super League 2025/2026.
“Semuanya, terima kasih untuk kerja samanya selama ini,” buka Dzikry Lazuardi dalam pidato perpisahannya.
Keputusan ini diakuinya cukup berat dan di luar rencana awalnya. Mantan analis Persipura Jayapura itu mengaku tidak pernah terpikir untuk meninggalkan Persija sebelum musim kompetisi berakhir, mengingat ikatan kuat yang telah terjalin.
“Saya juga sebenarnya tidak ada kepikiran untuk keluar dari Persija di tengah musim,” ucapnya.
“Saya ingin mengakhiri musim ini di Persija, bekerja bersama, menang bersama, dan ya kita selalu bersama-sama,” tambah Dzikry.
Baca Juga: Lama Jadi Isu Kuat, 5 Pemain Keturunan Indonesia Menunggu Naturalisasi Era John Herdman
Namun, panggilan negara menjadi alasan utama di balik keputusannya. Ia menjelaskan bahwa kesempatan untuk menjadi analis di Timnas Indonesia adalah sebuah kehormatan yang tidak bisa ia tolak, meskipun harus berpisah dengan tim yang sudah dianggapnya seperti keluarga.
“Tapi memang ya di sepak bola ada perpisahan dan saya juga mendapat kesempatan menjadi analis di Timnas Indonesia,” jelasnya.
“Tapi saya juga tetap membantu Persija dari jauh dan selalu ingin Persija menang setiap minggunya,” imbuhnya.
Dalam momen perpisahan itu, Dzikry juga menyampaikan permohonan maaf dan harapannya untuk bisa bertemu kembali dengan para pemain Persija yang dipanggil ke timnas.
“Saya juga meminta maaf kalau ada kesalahan-kesalahan, saya merasa punya keluarga di sini,” ungkap Dzikry.
“Dan untuk teman-teman pemain berpaspor Indonesia, semoga kita bisa bertemu juga di camp-camp Tim Nasional. Dan semoga Persija sukses dan mendapatkan target musim ini,” tutupnya.
Meskipun PSSI belum mengumumkan secara resmi daftar lengkap staf pelatih lokal yang akan membantu John Herdman, perpisahan Dzikry Lazuardi ini menjadi konfirmasi kuat bahwa ia adalah salah satu pilar pertama yang direkrut untuk memulai era baru Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Sumber: Mauro Zijlstra Dikontrak Persija Jakarta 2,5 Tahun
-
Berapa Biaya Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta
-
Selamat Tinggal FC Volendam? Mauro Zijlstra Mendekat ke Persija Jakarta
-
Debut Belum Ideal, Shayne Pattynama Siap Buktikan Kualitas di Persija
-
Aksi Jay Idzes Sapu Bola di Garis Gawang Bikin Fabio Grosso Puji Mentalitas Skuad Sassuolo
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Argentina vs Tanjung Verde: Mampukah Lionel Messi Akhiri Dongeng Si Hiu Biru di Piala Dunia 2026?
-
Susunan Pemain Resmi Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Granit Xhaka vs Riyad Mahrez
-
Alasan Emosional di Balik Tangis Cristiano Ronaldo saat Kenakan Jersey No.21 Portugal
-
Luis de la Fuente Sanjung Magis Mikel Oyarzabal Saat Spanyol Bantai Austria
-
Australia vs Mesir: Sanggupkah Socceroos Jadi Penyelamat Wajah Asia?
-
Austria Dibantai Spanyol, David Alaba Sebut Hydration Break Ubah Jalannya Pertandingan
-
Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Jadi Pencetak Gol Tertua di Fase Knockout Piala Dunia!
-
Cristiano Ronaldo Pecahkan Kutukan Fase Gugur, Intip Rekornya usai Portugal Singkirkan Kroasia
-
Hasil Portugal vs Kroasia, Ronaldo Senyum Lebar ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Mohamed Salah Siap Tempur Melawan Australia Setelah Pulih dari Cedera Hamstring